Di Tengah Pandemi, Pasar Perkakas Masih Potensial

Senin, 17 Januari 2022 - 10:05 WIB
loading...
Di Tengah Pandemi, Pasar...
Pasar perkakas juga ditopang oleh kegiatan renovasi rumah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pasar tools atau perkakas telah mendapatkan tempat tersendiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kendati terbilang segmented, namun jenis perkakas yang ditawarkan sangat banyak, bahkan dibutuhkan untuk memenuhi hampir segala kebutuhan di dalam rumah.

Baca juga: IDX Incubator Ibarat Perkakas yang Dialiri Listrik bagi Pengusaha

Tools atau perkakas tidak hanya sebatas peralatan tukang atau bangunan, seperti bor listrik, gergaji, waterpass, grinder dan lainnya, tapi juga termasuk gembok, meteran, obeng, gunting, pisau, cutter dan masih banyak lagi. Ada pula perkakas khusus untuk tukang dan profesional serta industri-industri yang menggunakan heavy duty tools.

Perkembangan pasar tools di Indonesia dominan dipengaruhi oleh perkembangan proyek pembangunan yang ada. Akibat pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun terakhir, banyak proyek terhenti. Namun di sisi lain proses renovasi dan reparasi masih terus berjalan dengan sangat kencang.

“Sehingga permintaan atas tools/perkakas tetap ada dan stabil. Penggiat D.I.Y (Do it Yourself) jumlahnya pun semakin bertambah banyak sehingga muncul market-market baru yang sebelumnya tidak ada,” ungkap Hassan Nugroho, CEO Hasston, dalam keterangannya, Senin (17/1/2022).

Itu dapat dilihat dari perkembangan penjualan yang terjadi di Hasston, sebagai salah satu brand tools terkemuka di Indonesia, mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun yang terbilang luar biasa. Itu terjadi karena Hasston memiliki prinsip menghadirkan produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, sehingga dapat bersaing dengan brand-brand lain.

“Dalam dua tahun terakhir kami mencatat pertumbuhan sebesar 64%,” imbuh Hassan.

Merespons permintaan pasar yang terus meningkat, Hasston berkomitmen untuk menjaga ketersediaan produk. Bahkan hal itu tetap dilakukan pada saat permintaan pasar sedang tinggi atau berkurang.

Lebih lanjut Hassan menjelaskan, pasar tools dapat digolongkan menjadi dua, yakni pasar bisnis atau profesional dan satu lagi pasar individu untuk keperluan sehari-hari. Dan kedua pasar tersebut, permintaannya cukup imbang, karena besarnya populasi penduduk di Indonesia dan daya beli yang tinggi. Bahkan pasar individu tidak bisa dipandang sebelah mata, karena selain untuk mata pencaharian, ada juga beberapa individu yang memiliki hobi pertukangan.



Diakui oleh Hassan, di pasaran ada brand tools lain yang menawarkan beragam produk yang sama. Namun Hasston memiliki keunggulan dari segi pengalaman selama lebih dari 50 tahun, membuat mereka dikenal luas oleh masyarakat. Dan berkat kualitas yang ditawarkan, membuat Hasston boleh dibilang menjadi market leader di bidang tools.

Tidak hanya itu, untuk dapat bersaing dengan merek lain, Hasston juga mengutamakan customer satisfaction, baik dari sisi kualitas, harga sampai dengan kelengkapan produk di pasaran. Diakui produk-produk tools memiliki harga yang cukup mahal, tapi Hasston selalu menerapkan pola pikir sehingga produk-produk Hasston murah, namun bukan berarti murahan.

“Hasston dipastikan memiliki kualitas terbaik dengan harga yang bersaing, karena produsen dapat menekan biaya produksi sehingga harga yang di tawarkanpun adalah harga yang terbaik,” jelas Hassan.

Capaian positif Hasston sepanjang 2021 tidak hanya dapat dilihat dari penjualan yang meningkat, tapi juga mendapatkan beberapa awards. Hal itu merupakan bukti hasil kerja keras Hasston dan merupakan apresiasi terbesar dari pengguna Hasston.

Baca juga: 5 Fakta Video Syur Mirip Nagita Slavina yang Berdurasi 61 Detik

Menghadapi tahun 2022, Hasston tentu memiliki target penjualan yang terus meningkat. Untuk mencapainya kembali, Hasstonberkomitmen untuk menjadi lebih baik dengan memberikan pelayanan terbaik sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi para pengguna.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Lebaran, AM Pesta...
Sambut Lebaran, AM Pesta Rejeki 2026 untuk Merayakan Momen Kebersamaan
Renovation Expo Indonesia...
Renovation Expo Indonesia 2025 Tawarkan Solusi Kebutuhan Renovasi Hunian
Lippo Luncurkan Program...
Lippo Luncurkan Program Renovasi Rumah, Dimulai dari Kampung Wisata Topeng Malang
Program 3 Juta Rumah...
Program 3 Juta Rumah Gagal Terwujud Tahun Ini, Fahri Hamzah Minta Maaf
Beri Bantuan Renovasi...
Beri Bantuan Renovasi Rumah Rp21,8 Juta/Unit, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp43,6 Triliun
Renovation Expo 2025...
Renovation Expo 2025 Membuka Jalur Interaksi Brand dan Konsumen Siap Beli
Hantavirus: Potensi...
Hantavirus: Potensi Pandemi Kecil, Tapi Kewaspadaan Harus Tetap Tinggi
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Rekomendasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved