Pertamina Sepakati 4 Peluang Kemitraan Strategis untuk Keberlanjutan Energi dan Dekarbonisasi
Selasa, 18 Januari 2022 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Terkait B20, Nicke menambahkan, tema yang diangkat ada 3 hal, yaitu innovation, inclusivity dan collaboration. "Tiga hal tersebut harus diwujudkan guna merealisasikan target pemerintah untuk net zero emission. Oleh karena itu dengan penandatanganan tadi kita pun membuka kerja sama tersebut," kata Nicke.
Hal ini pun sejalan dengan 8 langkah strategis transisi energi yang selama ini menjadi komitmen Pertamina, yaitu : peningkatan kapasitas pembangkit geothermal; pemanfaatan green hydrogen; pengembangkan ekosistem baterai EV; meningkatkan kapasitas terpasang pembangkit EBT; gasification melalui pembangunan pabrik metanol serta pengembangan DME; membangun green refinery atau kilang ramah lingkungan; pengembangan bioenergy; dan penerapan circular carbon economy di beberapa lapangan eksisting.
"Ini adalah bagian dari komitmen Pertamina, untuk menjadi perusahaan energi nasional berkelas dunia yang berkontribusi langsung mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan emisi karbon dan peningkatan pemanfaatan potensi energi terbarukan. Pertamina konsisten menjalankan transisi energi dan bertransformasi menjadi perusahaan yang ramah terhadap lingkungan, bertanggung jawab sosial dan mengedepankan good governance," jelas Nicke.
Acara penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri Deputy Chair Task Force Energy, Sustainability, & Climate B20 Agung Wicaksono, Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman, Direktur Utama PT Jababeka Tbk., Budianto Liman, Director - Senior Managing Executive Officer of Global Energy Marketing Division Inpex Shigeharu Yajima, SVP - Division Director - Business Development Division Chiyoda Corporation, Mr. Hideo Matsui, Direktur Utama PT Grab Teknologi Indonesia Ridzki D. Kramadibrata dan Direktur PT Sepeda Untuk Indonesia Ika Sari Dewi. CM
Hal ini pun sejalan dengan 8 langkah strategis transisi energi yang selama ini menjadi komitmen Pertamina, yaitu : peningkatan kapasitas pembangkit geothermal; pemanfaatan green hydrogen; pengembangkan ekosistem baterai EV; meningkatkan kapasitas terpasang pembangkit EBT; gasification melalui pembangunan pabrik metanol serta pengembangan DME; membangun green refinery atau kilang ramah lingkungan; pengembangan bioenergy; dan penerapan circular carbon economy di beberapa lapangan eksisting.
"Ini adalah bagian dari komitmen Pertamina, untuk menjadi perusahaan energi nasional berkelas dunia yang berkontribusi langsung mendukung upaya pemerintah dalam pengurangan emisi karbon dan peningkatan pemanfaatan potensi energi terbarukan. Pertamina konsisten menjalankan transisi energi dan bertransformasi menjadi perusahaan yang ramah terhadap lingkungan, bertanggung jawab sosial dan mengedepankan good governance," jelas Nicke.
Acara penandatanganan kerjasama tersebut dihadiri Deputy Chair Task Force Energy, Sustainability, & Climate B20 Agung Wicaksono, Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Iman Rachman, Direktur Utama PT Jababeka Tbk., Budianto Liman, Director - Senior Managing Executive Officer of Global Energy Marketing Division Inpex Shigeharu Yajima, SVP - Division Director - Business Development Division Chiyoda Corporation, Mr. Hideo Matsui, Direktur Utama PT Grab Teknologi Indonesia Ridzki D. Kramadibrata dan Direktur PT Sepeda Untuk Indonesia Ika Sari Dewi. CM
(atk)
Lihat Juga :