Mulai Maret Bank Indonesia Bakal Sedot Duit Bank Lebih Banyak
Kamis, 20 Januari 2022 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, BI akan menaikkan GWM 100 bps menjadi 6% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 5%, berlaku mulai 1 Juni 2022. Lalu, BI akan menaikkan GWM 50 bps sehingga menjadi 6,5% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 5,5%, berlaku mulai 1 September 2022.
"Sementara untuk BUS dan UUS, GWM akan dinaikkan 50 bps menjadi 4% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 3%, berlaku 1 Maret 2022," ucapnya.
Kenaikan lanjutan 50 bps menjadi 4,5%, dengan pemenuhan secara harian 1% dan rata-rata 3,5%, akan berlaku mulai 1 Juni 2022. Kemudian, GWM akan dinaikkan 50 bps menjadi 5% dengan pemnuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 4%, mulai 1 September 2022.
Baca juga: Jaga Rupiah dan Inflasi, BI Tahan Suku Bunga di 3,5 Persen
"Dalam hal ini, BI akan memberikan jasa giro 1,5% kepada BUK, BUS, dan UUS yang memenuhi kewajiban GWM rupiah tersebut," pungkas Perry.
"Sementara untuk BUS dan UUS, GWM akan dinaikkan 50 bps menjadi 4% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 3%, berlaku 1 Maret 2022," ucapnya.
Kenaikan lanjutan 50 bps menjadi 4,5%, dengan pemenuhan secara harian 1% dan rata-rata 3,5%, akan berlaku mulai 1 Juni 2022. Kemudian, GWM akan dinaikkan 50 bps menjadi 5% dengan pemnuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 4%, mulai 1 September 2022.
Baca juga: Jaga Rupiah dan Inflasi, BI Tahan Suku Bunga di 3,5 Persen
"Dalam hal ini, BI akan memberikan jasa giro 1,5% kepada BUK, BUS, dan UUS yang memenuhi kewajiban GWM rupiah tersebut," pungkas Perry.
(uka)
Lihat Juga :