Mulai Maret Bank Indonesia Bakal Sedot Duit Bank Lebih Banyak

Kamis, 20 Januari 2022 - 16:50 WIB
loading...
Mulai Maret Bank Indonesia...
Bank Indonesia menaikkan batas minimum simpanan wajib bank mulai Maret mendatang. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia ( BI ) Perry Warjiyo mengumumkan diberlakukannya kebijakan pengurangan likuiditas atau tapering dengan menaikkan giro wajib minimum (GWM) untuk perbankan. GWM adalah simpanan minimum yang wajib disetorkan bank ke BI.

Baca juga: Data Bank Indonesia Diduga Bocor, Diretas Geng Ransomware Conti?

Perry memastikan kebijakan yang berlaku mulai 1 Maret 2022 itu tidak akan mengganggu kapasitas perbankan dalam menyalurkan kredit maupun dalam pembelian SBN dalam rangka mendukung pembiayaan APBN.

"Normalisasi kebijakan likuiditas dengan tetap memastikan kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit dan pembiyaan ke dunia usaha dan partisipasi perbankan dalam pembelian SBN untuk pembiayaan APBN,” ujar Perry di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Perry menyampaikan, kenaikan GWM rupiah yang saat ini sebesar 3,5% untuk bank umum konvensional (BUK), bank mum syariah (BUS), dan unit usaha syariah (UUS), akan dilakukan secara bertahap.

"Untuk BUK, BI akan menaikkan GWM 150 basis poin (bps) menjadi sebesar 5% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 4%, berlaku mulai 1 Maret 2022," terangnya.



Selanjutnya, BI akan menaikkan GWM 100 bps menjadi 6% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 5%, berlaku mulai 1 Juni 2022. Lalu, BI akan menaikkan GWM 50 bps sehingga menjadi 6,5% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 5,5%, berlaku mulai 1 September 2022.

"Sementara untuk BUS dan UUS, GWM akan dinaikkan 50 bps menjadi 4% dengan pemenuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 3%, berlaku 1 Maret 2022," ucapnya.

Kenaikan lanjutan 50 bps menjadi 4,5%, dengan pemenuhan secara harian 1% dan rata-rata 3,5%, akan berlaku mulai 1 Juni 2022. Kemudian, GWM akan dinaikkan 50 bps menjadi 5% dengan pemnuhan secara harian 1% dan secara rata-rata 4%, mulai 1 September 2022.

Baca juga: Jaga Rupiah dan Inflasi, BI Tahan Suku Bunga di 3,5 Persen

"Dalam hal ini, BI akan memberikan jasa giro 1,5% kepada BUK, BUS, dan UUS yang memenuhi kewajiban GWM rupiah tersebut," pungkas Perry.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
Infografis
Ini Alasan Banyak Tentara...
Ini Alasan Banyak Tentara Israel Mulai Kecewa Berperang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved