Pengamat Kritisi UU IKN yang Terlahir Kilat dan Target Pindah Ibu Kota dalam 2 Tahun

Jum'at, 21 Januari 2022 - 13:58 WIB
loading...
Pengamat Kritisi UU...
Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio. Foto/MNC Trijaya
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai ambisi pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) sangat terburu-buru.

Hal itu terlihat mulai dari pembuatan Undang-undang Ibu Kota Negara (UU IKN) yang hanya 43 hari hingga target penyelesaian pada tahun 2024.

Baca juga: Edan! Harga Tanah di Sekitar IKN Melesat hingga 500 Persen

Agus menilai jangka waktu dua tahun dari sekarang menuju 2024 nyaris mustahil untuk memindahkan sebuah kota ke tempat yang akan dibangun dari awal, yakni di Penajam Paser Utara, Kaltim.

"Saya sudah bilang berkali-kali kalau kebijakan terburu-buru jadi berantakan kebijakannya," kata dia kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (21/1/2022).

Dia melanjutkan, sejumlah negara pernah melakukan pemindahan pusat pemerintahan. Ada yang berhasil memindahkan ibu kota sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang baru, namun ada juga yang gagal seperti Myanmar yang kini ibu kotanya hanya diisi oleh militer.

Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Negara Bisa Berakhir Gagal, 3 Negara Ini Merasakannya

Kemudian yang terdekat adalah Malaysia yang memindahkan ibu kota dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya, yang secara jarak memang lebih dekat jika dibandingkan Jakarta ke Kalimantan. Alhasil, banyak masyarakatnya yang enggan mengikuti pemerintah untuk bermigrasi karena alasan keluarga.

"Ada atau tidak negara yang pindah ibu kota dalam waktu 1-2 tahun atau di bawah 5 tahun? Kita pindah rumah saja perlu setahun lebih, 10 tahun juga belum tentu bisa," tukasnya.

Agus menambahkan, pemindahan ibu kota tidak bisa dilakukan dalam kurun waktu yang ditargetkan pemerintah selama dua tahun. Sebab menurutnya perlu terlebih dahulu menganalisis lebih dalam terkait geografis di ibu kota baru tersebut.



"Ya memangnya gampang, nanti kalau orangnya pada gelut, air juga di sana susah. Makanya saya bilang, kita pindah rumah saja banyak yang harus dilihat, airnya bagus atau tidak, lingkunganya bagus atau tidak?" tuturnya.

Di sisi lain, Agus menyoroti UU IKN yang lahir hanya dalam waktu 43 hari. Padahal, undang-undang ini bukanlah UU sembarangan karena akan mengatur bagaimana arah Ibu kota baru ke depan.

"Kalau tidak ada oposisi ya seperti ini, semua nurut ya sudah selesai, saya bilang suka-suka kau saja lah, orang tidak bisa dikasih tahu," cetusnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menimbang Kemampuan...
Menimbang Kemampuan BUMD Mengelola Cadangan Migas di Blok Ganal
RI Temukan Cadangan...
RI Temukan Cadangan Gas Jumbo di Kalimantan Timur, Siap Produksi 2028
Pengelolaan Keanekaragaman...
Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, Pamapersada Nusantara Luncurkan PAMA Eco-Edu Forest di IKN
Tambang Ilegal Merajalela...
Tambang Ilegal Merajalela di Sekitar IKN, Kawasan Konservasi Dikeruk
PUPR Butuh Tambahan...
PUPR Butuh Tambahan Dana Rp57 triliun untuk Bangun Jalan dan Tol Bawah Laut IKN
Gara-gara AC Bermasalah,...
Gara-gara AC Bermasalah, Jokowi Tidak Bisa Tidur Nyenyak di IKN
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Rekomendasi
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved