Diguyur Dana Segar USD1,15 Juta, Startup Fintech Singapura Pacu Akses Gaji Instan
Sabtu, 22 Januari 2022 - 08:18 WIB
loading...
Manajemen startup fintech GetPaid. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Mengawali tahun 2022, perusahaan teknologi keuangan (financial technology/fintech) asal Singapura GetPaid meraih pendanaan USD1,15 juta dari dua investor.
“GetPaid telah mendapatkan suntikan dana segar dari investor Grovey Pay dan Nityo Infotech Service. Dana yang dikucurkan awal tahun 2022 ini mencapai USD1,15 juta,” ujar pendiri dan CEO GetPaid Mitchell Goh, dikutip Sabtu (22/1/2022).
Baca juga: Jokowi ke OJK: Awasi Jasa Keuangan Lebih Ketat Lagi
Raihan dana tersebut memungkinkan startup fintech tersebut untuk meningkatkan dan memperluas produk, serta meningkatkan minat dan dukungan investor pada Earned Wage Access (EWA) di seluruh Asia Tenggara.
Regional Managing Director GetPaid Indonesia Joses Tjohjono menjelaskan, EWA atau akses gaji secara instan adalah solusi keuangan yang memungkinkan karyawan untuk mendapatkan gaji lebih awal sebelum tanggal gajiannya secara instan dan cepat.
“GetPaid telah mendapatkan suntikan dana segar dari investor Grovey Pay dan Nityo Infotech Service. Dana yang dikucurkan awal tahun 2022 ini mencapai USD1,15 juta,” ujar pendiri dan CEO GetPaid Mitchell Goh, dikutip Sabtu (22/1/2022).
Baca juga: Jokowi ke OJK: Awasi Jasa Keuangan Lebih Ketat Lagi
Raihan dana tersebut memungkinkan startup fintech tersebut untuk meningkatkan dan memperluas produk, serta meningkatkan minat dan dukungan investor pada Earned Wage Access (EWA) di seluruh Asia Tenggara.
Regional Managing Director GetPaid Indonesia Joses Tjohjono menjelaskan, EWA atau akses gaji secara instan adalah solusi keuangan yang memungkinkan karyawan untuk mendapatkan gaji lebih awal sebelum tanggal gajiannya secara instan dan cepat.
Lihat Juga :