Pekan Depan IHSG Berpotensi Naik, Analis Wanti-wanti Aksi Raup Untung

Minggu, 23 Januari 2022 - 10:35 WIB
loading...
Pekan Depan IHSG Berpotensi Naik, Analis Wanti-wanti Aksi Raup Untung
Melanjutkan tren sebelumnya, IHSG berpeluang naik pekan depan. Foto/EkoPurwanto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tren pergerakan indeks harga saham gabungan ( IHSG ) diproyeksi masih cukup kuat melanjutkan kenaikan pada pekan depan setelah ditutup melejit 1,50% ke level 6.726 pada akhir minggu kemarin (21/1/2022).

Baca juga: Prediksi Saham Pekan Depan, IHSG Rebound ke Level 6.754

Head of Technical Analyst PT BNI Sekuritas Andri Zakarias mencermati kenaikan IHSG merupakan bagian dari January Effect yang mendongrak saham-saham unggulan. Namun, Andri mewaspadai aksi profit taking pada awal pekan depan.

"Kalau dilihat tren indeks sendiri masih naik. Outlook BNI Sekuritas memang targetnya setelah menembus 6.693, maka bisa ke 6.820," kata Andri kepada MNC Portal Indonesia, dikutip Minggu (23/1/2022).

Dari sisi sentimen, Andri melihat penyebaran varian Omicron masih tidak memberi pengaruh yang cukup signifikan terhadap indeks. Sebaliknya, Andri membaca pelaku pasar akan cenderung wait and see menjelang pertemuan komite (FOMC) Federal Reserve pada pekan depan.





Menurut Andri, The Fed masih mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan yang digelar pada 25 - 26 Januari 2022 mendatang, di tengah indikasi kenaikan yang dimulai pada Maret.

Kendati secara teknikal trend IHSG cenderung menguat, Andri menimbang penguatan IHSG masih akan terbatas pada perdagangan pekan depan di area 6725-6754, mendekati level all time highnya di 6.754.

"Saya lihat kenaikannya agak terbatas. Mungkin awal pekan depan harusnya mencoba antara 6.725-6.754," tuturnya.

Kepada investor, Andri mewaspadai aksi profit taking menyusul kenaikan pada Jumat lalu (21/1/2022). Andri menilai pasarakan cenderung wait and see awal pekan depan.

Baca juga: 2 Truk Terlibat Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Ada Korban Jiwa

"Saya pikir pelaku pasar masih akan cenderung wait and see menjelang keputusan (Fed) Kamis depan. Karena kenaikannya (Jumat lalu) signifikan, mungkin Senin atau Selasa depan akan ada profit taking," pungkasnya.
(uka)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 1.3035 seconds (10.101#12.26)