Lika Liku Perusahaan Lumpur Lapindo: Dulu Dijual Rp18.400, Kini Simpan Harta Karun Dunia
Minggu, 23 Januari 2022 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Besarnya ganti rugi membuat perusahaan harus menandah tangan meminta bantuan pemerintah. Bantuan itu hingga kini masih menyisakan utang sebesar Rp1,19 triliun, utang yang sejatinya harus dilunasi pada Juli 2019.
Lumpur yang hanya membawa nestapa itu kini mendadak menjelma menjadi lumpur pembawa berkah. Belum lama ini Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan ada kandungan rare earth di lumpur lapindo.
Rare earth atau logam tanah jarang merupakan jenis logam yang tengah diburu dunia. Sebab, harganya ratusan kali lipat dibanding harga batu bara saat ini, bisa mencapai USD178.378 atau Rp2,55 miliar per metrik ton. Sementara harga batu bara hanya di kisaran USD200 per metrik ton.
Baca juga: Mulai 2023 Tak Ada Tenaga Honorer, Ini Kata Pemkot Bandung
Nah kini, setelah lumpur lapindo mengandung harta karun dunia, apakah Lapindo Brantas Inc akan menjelma menjadi perusahaan yang berharga? Kita Lihat saja!
Lumpur yang hanya membawa nestapa itu kini mendadak menjelma menjadi lumpur pembawa berkah. Belum lama ini Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan ada kandungan rare earth di lumpur lapindo.
Rare earth atau logam tanah jarang merupakan jenis logam yang tengah diburu dunia. Sebab, harganya ratusan kali lipat dibanding harga batu bara saat ini, bisa mencapai USD178.378 atau Rp2,55 miliar per metrik ton. Sementara harga batu bara hanya di kisaran USD200 per metrik ton.
Baca juga: Mulai 2023 Tak Ada Tenaga Honorer, Ini Kata Pemkot Bandung
Nah kini, setelah lumpur lapindo mengandung harta karun dunia, apakah Lapindo Brantas Inc akan menjelma menjadi perusahaan yang berharga? Kita Lihat saja!
(uka)
Lihat Juga :