Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:49 WIB
loading...
Ambisi Trump Caplok...
Bukan tanpa alasan, di balik hamparan es yang ekstrem, Greenland menyimpan potensi emas hitam yang bisa mengubah peta energi dunia selamanya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Greenland kini bukan lagi sekadar pulau es yang sepi. Wilayah otonom Denmark ini mendadak jadi pusat geopolitik dunia setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyuarakan ambisinya untuk membeli atau mencaplok wilayah tersebut.

Bukan tanpa alasan, di balik hamparan es yang ekstrem, Greenland menyimpan potensi emas hitam -julukan buat minyak mentah - yang bisa mengubah peta energi dunia selamanya. Baca Juga: Demi Ambisi Trump, AS dan Denmark Mulai Berunding soal Greenland

Harta Karun di Balik Lapisan Es

Penelitian pemerintah AS mengungkapkan fakta mengejutkan: wilayah di atas Lingkaran Arktik diperkirakan menyimpan hingga 90 miliar barel minyak dan 1.700 triliun kaki kubik gas alam.



Jumlah minyak ini saja cukup untuk memenuhi seluruh permintaan global selama hampir tiga tahun, jika seluruh pengeboran lain di dunia dihentikan total. Salah satu titik pusatnya yakni Jameson Land, sebuah semenanjung di pesisir timur Greenland yang kini menjadi target utama perusahaan migas.

Perusahaan March GL (yang akan segera berganti nama menjadi Greenland Energy Company) berada di garis terdepan misi ini. CEO veteran Robert Price berencana mengucurkan dana ratusan juta dolar untuk mengebor dua sumur perdana pada tahun 2026.

Baca Juga: Guncang Dominasi China, Tambang Greenland Temukan Cadangan Logam Tanah Jarang Strategis Baru

Meski harus menghadapi tantangan alam yang ekstrem -seperti laut yang membeku dan jendela waktu kerja yang sangat singkat-, Price tetap optimistis. "Dengan satu penemuan besar di sini, kami akan berubah menjadi perusahaan minyak raksasa dalam semalam," ujar Price kepada Yahoo Finance.

Kepentingan Nasional AS

Ketertarikan Trump terhadap Greenland bukan sekadar urusan bisnis, melainkan keamanan nasional. Pada awal Januari, Trump menegaskan, pentingnya penguasaan teritorial Greenland untuk melindungi kepentingan AS di Arktik, terutama menghadapi dominasi Rusia dan China.

Rusia dan China, kedua negara ini terus meningkatkan kehadiran militer dan kapal pemecah es di rute pelayaran Arktik. Greenland sendiri sudah memiliki otonomi yang luas, meski Denmark masih bertanggung jawab atas urusan keamanan pulau tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Rekomendasi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved