Emak-Emak Tak Mau Kehabisan Minyak Goreng Murah, Rela Antre Sebelum Toko Buka

Senin, 24 Januari 2022 - 14:02 WIB
loading...
Emak-Emak Tak Mau Kehabisan...
Antusiasme masyarakat khususnya emak-emak untuk membeli minyak goreng (migor) satu harga yang di banderol Rp 14.000 per liter di ritel modern masih terjadi hingga hari ini. Bahkan rela antre sejak pagi sebelum toko buka. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Antusiasme masyarakat khususnya emak-emak untuk membeli minyak goreng (migor) satu harga yang di banderol Rp 14.000 per liter di ritel modern masih terjadi hingga hari ini, Senin (24/1/2022).

Berdasarkan penelusuran Tim MNC Portal Indonesia (MPI) ke beberapa ritel modern yang ada di bilangan Bekasi, terlihat rak penyimpanan minyak goreng murah terpantau kosong stok alias ludes di beli.

Baca Juga: Harga Meroket, Ternyata Pasar Minyak Goreng RI Dikuasai 4 Produsen Raksasa

Menurut pengakuan pegawai Indomaret yang tak mau disebutkan namanya, stok minyak goreng sudah habis sejak hari pertama dan belum ada barang masuk lagi hingga hari ini.

"Sudah habis sejak hari pertama itu yang tanggal 19 Januari. Ibu-ibu pada datang ke sini beli minyak. Habis itu kosong sampai hari ini belum masuk lagi. Nanti sore atau malam mungkin barang datang tapi nggak pasti juga sih," katanya saat ditemui di lokasi.

Selanjutnya, tim MPI melakukan penelusuran kembali ke ritel berbeda. Kali ini Alfamart. Hal serupa juga terjadi ditempat ini, minyak goreng habis. Yang tersisa hanyalah merek Barco di mana minyak tersebut bukan termasuk merek minyak yang membanderol harga Rp14.000 per liter.

Pegawai Alfamart, Rini (26) menuturkan, minyak goreng subsidi sudah habis sejak pagi sekira pukul 08.00 WIB. Dia mengatakan, stok minyak selalu diisi tiap hari, namun tak sampai tengah hari sudah ludes di jajal emak-emak.

"Belum dateng lagi minyaknya. Yang di rak sudah habis semua. Di gudang juga nggak ada. Tapi tiap hari kita isi kok," ungkapnya kepada MPI di lokasi.

Rini menerangkan, dalam satu hari, petugas ritel mengeluarkan empat karton yang tiap karton berisi enam buah minyak goreng ukuran 2 liter. "Cuma ya gitu, beberapa jam langsung habis sama emak-emak. Nanti malam barangnya masuk lagi," cetusnya.

Kemudian, tim MPI juga melipir ke ritel modern Super Indo. Di ritel ini terlihat rak penyimpanan minyak goreng hanya tersisa merek Tropical kemasan botol 2 liter. Untuk merek lain sudah tidak tersedia. Terlihat pula rombongan emak-emak menyerbu ke rak penyimpanan minyak goreng agar tak kehabisan.

Baca Juga: Kisah Nyata, Ibu-ibu Kalap Berburu Minyak Goreng Rp14.000 sampai Bawa Anak Cucu

Pegawai Super Indo, Mayang (28) menyebut, sejak pagi emak-emak sudah antri di depan ritel sebelum jam operasional. Maka dari itu, tak heran dalam hitungan menit minyak goreng ludes terjual. "Dari hari pertama itu emak-emak udah ngantri di depan. Sampai hari ini masih begitu. Makanya nggak bertahan lama minyak goreng ada di rak," bebernya.

Lanjut dijelaskannya, merek minyak goreng yang paling banyak stok adalah Tropical. Sedangkan untuk merek Sunco, Bimoli dan lainnya terbatas. "Paling banyak stok di sini Tropical. Kalau kaya Sunco, Bimoli gitu terbatas. Makanya sekarang sisa Tropical aja," ujarnya kepada MPI.

"Tapi tiap hari kita sediain kok. Sekarang kan habis, nanti malem barangnya masuk lagi," tambahnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Tentara Ukraina Tak...
Tentara Ukraina Tak Mau di Garis Depan dan Bertempur Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved