Wow! Kementerian PUPR Akan Bangun Tol Bawah Laut Menuju IKN
Senin, 24 Januari 2022 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Staf Ahli Menteri PUPR bidang Teknologi, Industri & Lingkungan Endra S Atmawidjaja menambahkan, pembangunan tol bawah laut itu bertujuan untuk menjaga kawasan yang dilindungi. "Di sana ada daerah lindungnya, jadikan kita tidak mau merusak area lindungnya, ada juga sebagian daerah rawan di situ, jadi dia lewat bawah supaya tidak merusak," jelasnya.
Di samping itu, jelas Endra, pembangunan tol bawah laut tersebut juga bertujuan untuk memudahkan akses logistik. Keberadaan terowongan itu diklaim agar ada jalan terdekat menuju proyek IKN untuk memudahkan proses pembangunan.
Baca Juga: Pengamat Kritisi UU IKN yang Terlahir Kilat dan Target Pindah Ibu Kota dalam 2 Tahun
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemerintah berencana menggunakan dana dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di tahap awal. Dana awal yang akan digunakan sebesar Rp178,3 triliun yang berasal dari kluster Penguatan Pemulihan Ekonomi.
Tahap I pembangunan dan pemindahan ibu kota yang dimulai pada 2022-2024 diperkirakan lebih banyak menggunakan dana APBN untuk menjadi pemicu awal. Pasalnya, di tahapan tersebut pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur dasar.
Di samping itu, jelas Endra, pembangunan tol bawah laut tersebut juga bertujuan untuk memudahkan akses logistik. Keberadaan terowongan itu diklaim agar ada jalan terdekat menuju proyek IKN untuk memudahkan proses pembangunan.
Baca Juga: Pengamat Kritisi UU IKN yang Terlahir Kilat dan Target Pindah Ibu Kota dalam 2 Tahun
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemerintah berencana menggunakan dana dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di tahap awal. Dana awal yang akan digunakan sebesar Rp178,3 triliun yang berasal dari kluster Penguatan Pemulihan Ekonomi.
Tahap I pembangunan dan pemindahan ibu kota yang dimulai pada 2022-2024 diperkirakan lebih banyak menggunakan dana APBN untuk menjadi pemicu awal. Pasalnya, di tahapan tersebut pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur dasar.
(fai)
Lihat Juga :