PT Angkasa Pura Akan Terapkan Uang Elektronik untuk Roda Dua
Senin, 24 Januari 2022 - 15:13 WIB
loading...
Suasana di pintu keluar khusus roda dua Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAKASSAR - PT Angkasa Pura akan memberlakukan pembayaran uang elektronik (unik) bagi pengendara roda dua yang memasuki area bandara. Aturan ini mulai berlaku pada 14 Februari mendatang.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin , Wahyudi menjelaskan, sebelum menerapkan pembayaran dengan uang elektronik ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dulu.
Baca juga:Cuaca Buruk, Pesawat yang Hendak Mendarat Dialihkan ke Balikpapan
Dia mengatakan, pemberlakuan pembayaran uang elektronik ini sudah dilakukan sejak tahun 2021 lalu. Hanya saja masih terbatas pada kendaraan roda empat.
Dia mengakui, awal penerapan penggunaan uang elektronik bagi roda dua akan dilakukan pertanggal 1 Februari. Hanya saja, belum dilakukan secara penuh, karena pihaknya masih menyediakan loket untuk uang tunai.
"Akan dilakukan secara penuh itu nanti pada tanggal 14 Februari. Tapi mulai tanggal 1 Februari sudah kami berlakukan, tapi baru satu loket, karena kami masih menyediakan loket uang tunai," jelasnya.
Dia menambahkan, pada tanggal 14 Februari mendatang, seluruh loket pembayaran akan memberlakukan uang elektronik. Termasuk untuk loket pembayaran roda empat.
Baca juga:Keuangan AP I Babak Belur, Erick Thohir Copot Direktur Keuangan
Dia menuturkan, untuk membantu pengendara nantinya, akan ada beberapa bank yang standby untuk menyediakan kartu elektronik.
"Jadi jika ada pengendara yang belum memiliki kartu eletronik, maka mereka bisa langsung membeli di tempat penjualan kartu. Mereka bisa membeli langsung di lokasi itu," ujarnya.
Wahyudi menjelaskan, penerapan sistem pembayaran uang elektronik bagi roda dua ini diharapkan akan memudahkan proses pembayaran di loket keluar.
"Ini fungsinya kalau kita sudah terbiasa dengan non tunai, maka akan mempercepat proses keluar masuknya kendaraan di Bandara. Sehingga harapan kami ini bisa meminimize kepadatan antrian loket di pintu keluar," jelasnya..
Baca juga:Kontrak 101 Tenaga Penunjang di Bandara Sultan Hasanuddin Tak Diperpanjang
Wahyudi menuturkan, total ada delapan loket keluar di Bandara Sultan Hasanuddin . Nantinya semua loket tersebut akan diterapkan sistem pembayaran secara eleltronik.
"Sudah tidak ada lagi nanti sistem pembayaran uang tunai ya. Kalau sekarang, untuk roda empat masih ada untuk uang tunai. Tapi mulai 14 Februari mendatang semua tidak lagi disediakan pembayaran uang tunai," tutupnya.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin , Wahyudi menjelaskan, sebelum menerapkan pembayaran dengan uang elektronik ini, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dulu.
Baca juga:Cuaca Buruk, Pesawat yang Hendak Mendarat Dialihkan ke Balikpapan
Dia mengatakan, pemberlakuan pembayaran uang elektronik ini sudah dilakukan sejak tahun 2021 lalu. Hanya saja masih terbatas pada kendaraan roda empat.
Dia mengakui, awal penerapan penggunaan uang elektronik bagi roda dua akan dilakukan pertanggal 1 Februari. Hanya saja, belum dilakukan secara penuh, karena pihaknya masih menyediakan loket untuk uang tunai.
"Akan dilakukan secara penuh itu nanti pada tanggal 14 Februari. Tapi mulai tanggal 1 Februari sudah kami berlakukan, tapi baru satu loket, karena kami masih menyediakan loket uang tunai," jelasnya.
Dia menambahkan, pada tanggal 14 Februari mendatang, seluruh loket pembayaran akan memberlakukan uang elektronik. Termasuk untuk loket pembayaran roda empat.
Baca juga:Keuangan AP I Babak Belur, Erick Thohir Copot Direktur Keuangan
Dia menuturkan, untuk membantu pengendara nantinya, akan ada beberapa bank yang standby untuk menyediakan kartu elektronik.
"Jadi jika ada pengendara yang belum memiliki kartu eletronik, maka mereka bisa langsung membeli di tempat penjualan kartu. Mereka bisa membeli langsung di lokasi itu," ujarnya.
Wahyudi menjelaskan, penerapan sistem pembayaran uang elektronik bagi roda dua ini diharapkan akan memudahkan proses pembayaran di loket keluar.
"Ini fungsinya kalau kita sudah terbiasa dengan non tunai, maka akan mempercepat proses keluar masuknya kendaraan di Bandara. Sehingga harapan kami ini bisa meminimize kepadatan antrian loket di pintu keluar," jelasnya..
Baca juga:Kontrak 101 Tenaga Penunjang di Bandara Sultan Hasanuddin Tak Diperpanjang
Wahyudi menuturkan, total ada delapan loket keluar di Bandara Sultan Hasanuddin . Nantinya semua loket tersebut akan diterapkan sistem pembayaran secara eleltronik.
"Sudah tidak ada lagi nanti sistem pembayaran uang tunai ya. Kalau sekarang, untuk roda empat masih ada untuk uang tunai. Tapi mulai 14 Februari mendatang semua tidak lagi disediakan pembayaran uang tunai," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :