Sri Mulyani Heran: Daerah Cari ASN, Tapi Tagihan Gaji dan Pensiun Minta ke Kita

Senin, 24 Januari 2022 - 15:38 WIB
loading...
Sri Mulyani Heran: Daerah...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, APBN lucu lantaran rekrument di daerah untuk daerah tapi tagihan gajinya minta ke Pemerintah pusat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani mengatakan, Indonesia dari sisi fiskal masih banyak pekerjaan rumah untuk meringankan beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dimana Ia mengaku heran, bahwa pemerintah pusat masih harus menanggung beban gaji ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) di daerah.

"APBN ini lucu, rekrument di daerah untuk daerah tapi tagihan gajinya ke kita. Daerah rekrut ASN (Aparatur Sipil Negara) tapi pensiunannya minta dibayar ke kita," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Komite IV DPR RI, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Mafia Listrik Merajalela, Ini Cara Memberantasnya!

Kata dia, aturan kebijakan fiskal belum sempurna dan ini masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kementerian Keuangan dalam menetapkan anggaran yang seharusnya masuk dalam alokasi transfer daerah atau masuk dalam anggaran pemerintah pusat.

"Ini kebijakan fiskal masih menjadi pekerjaan rumah kita," katanya.

Baca Juga: Siapkan Rekening, Mensos Risma Minta 32.568 ASN Kembalikan Uang Bansos

Dia menambahkan sinkronasi harmonsiasi anggaran ini akan terus dievaluasi. Adapun, APBN ini dibuat memperhatikan kondisi ekonomi ke depan. "Jadi APBN ini bermanfataan untuk kedepan bagi masyarakat maupun ekonomi," tandasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Sri Mulyani Jamin BLT...
Sri Mulyani Jamin BLT Warteg dan PKL Rp1,2 Juta Sulit Dipotong
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved