Menjamur di Online, Kosmetik Ilegal dan Abal-abal Bikin Galau Pengusaha

Senin, 24 Januari 2022 - 20:30 WIB
loading...
Menjamur di Online,...
Barang bukti kosmetik ilegal yang disita polisi. Foto/AgusWarsudi
A A A
JAKARTA - Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) menyatakan kosmetik ilegal dan palsu yang menjamur di market place atau toko online menjadi saingan tersendiri bagi pelaku industri kosmetik legal Tanah Air. Kini e-commerce menjadi tantangan tersendiri buat mereka.

Baca juga: Mahasiswa Farmasi ITB Buat Skincare Herbal untuk Kulit Berjerawat

"Contohnya, di AliExpress. Produk masker wajah Bisutang dengan klaim mengecilkan pori-pori. Produk ini tidak terdaftar di Badan POM. Jadi produknya ilegal, kita enggak tahu market placenya sudah berizin apa belum. Tapi yang jelas ini produk saingan kita. Baik itu kosmetik impor legal ataupun kosmetik dalam negeri," kata Shelly Taurhesia, Ketua Bidang Perdagangan Perkosmi, dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (24/1/2022).

Bahkan, lanjut Shelly, kekhawatiran Perkosmi bukan hanya urusan bisnis. Mereka juga khawatir jika produk ilegal itu dibeli dan digunakan oleh masyarakat Indonesia.



"Kami khawatir karena produk ilegal itu tidak terdaftar di BPOM. Jadi kita enggak tahu bahan yang dikandung itu ada bahan-bahan yang dilarang atau enggak," katanya.

Perkosmi pun mengimbau masyarakat agar tidak membeli produk kosmetik palsu di market place atau toko online. Pasalnya, tanpa disadari, masyarakat masih suka menghiraukan keaslian produk hanya karena tergiur harga murah.

Baca juga: 5 Superbike Termurah di Indonesia, Setara Xpander Cross Hingga Fortuner

"BPOM pun terus mengedukasi masyarakat terkait kosmetik palsu dengan mengecek perizinannya. Tapi kadang-kadang masyarakat tuh ketika melihat ada produk booming di media sosial, langsung ikut-ikutan beli," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Saatnya Ubah Wishlist...
Saatnya Ubah Wishlist ke Checkout lewat Watsons 5.5 Ultimate Sale
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
AEON360 dan Google Cloud...
AEON360 dan Google Cloud Hadirkan Ekosistem Berbasis AI untuk Pengalaman Belanja yang Praktis
Penjualan E-Commerce...
Penjualan E-Commerce Capai USD5,76 Miliar, Didorong Konten dan Live Streaming
Wishlist Ramadan Makin...
Wishlist Ramadan Makin Panjang? Cek Dulu Biar Semua Siap Tepat Waktu
Lindungi Konsumen dan...
Lindungi Konsumen dan Literasi Digital, Blibli Luncurkan JEDA
Skintelegence Jadi Tren,...
Skintelegence Jadi Tren, ICI Expo 2026 Tampilkan Bahan Kosmetik Masa Depan
Kisah Mitra Jakmall...
Kisah Mitra Jakmall Bangkit, Dari Gaji Pas-pasan ke Penghasilan Tambahan
Rekomendasi
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved