Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Senin, 24 Januari 2022 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri, di tahun 2021 ANTAM fokus dalam pengembangan pasar domestik bijih nikel. Dalam menghadapi tantangan volatilitas harga komoditas global, ANTAM berfokus pada upaya penurunan biaya produksi serta implementasi kebijakan strategis terkait inisiatif efisiensi biaya yang tepat dan optimal.
Kinerja Antam Positif
Pemerhati pasar modal yang juga Ketua Harian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat, Acuviarta Kartabi mengapresiasi, kinerja ANTAM.
Menurutnya, meskipun terjadi penurunan harga saham emiten belakangan ini, namun hal itu lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal, seperti kondisi pandemi Covid-19 varian Omicron yang besar pengaruhnya terhadap pasar global.
Sementara dari aspek internal, termasuk kinerja perusahaan, masih dianggap positif sehingga menjadi faktor penunjang saham ANTAM bisa secepatnya rebound. “Secara kinerja masih sangat bagus. Sangat positif. Sahamnya masih sangat prospektif,” jelasnya saat dihubungi.
Menurut Acuviarta, sebelum ditemukannya varian omicron, sebenarnya harga komoditi tambang sedang booming sehingga mendongkrak harga saham emiten pertambangan. Situasi berubah setelah munculnya varian omicron sehingga memicu sentimen pasar global yang tidak menguntungkan.
Kondisi tersebut memang tidak bisa terelakkan. Sebab, permintaan pasar global yang selama ini jadi tujuan ekspor terpengaruh oleh faktor varian omicron ini.
Hanya saja Acuviarta tetap optimistis saham ANTAM bisa secepatnya rebound. Sejumlah faktor disebut Acuviarta bisa menjadi pemicu rebound-nya harga saham ANTAM ini. Apalagi pada Kamis, 19 Januari 2022, saham ANTAM sudah naik 245 poin atau sekitar 12 persen.
Kinerja Antam Positif
Pemerhati pasar modal yang juga Ketua Harian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bandung Koordinator Jawa Barat, Acuviarta Kartabi mengapresiasi, kinerja ANTAM.
Menurutnya, meskipun terjadi penurunan harga saham emiten belakangan ini, namun hal itu lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal, seperti kondisi pandemi Covid-19 varian Omicron yang besar pengaruhnya terhadap pasar global.
Sementara dari aspek internal, termasuk kinerja perusahaan, masih dianggap positif sehingga menjadi faktor penunjang saham ANTAM bisa secepatnya rebound. “Secara kinerja masih sangat bagus. Sangat positif. Sahamnya masih sangat prospektif,” jelasnya saat dihubungi.
Menurut Acuviarta, sebelum ditemukannya varian omicron, sebenarnya harga komoditi tambang sedang booming sehingga mendongkrak harga saham emiten pertambangan. Situasi berubah setelah munculnya varian omicron sehingga memicu sentimen pasar global yang tidak menguntungkan.
Kondisi tersebut memang tidak bisa terelakkan. Sebab, permintaan pasar global yang selama ini jadi tujuan ekspor terpengaruh oleh faktor varian omicron ini.
Hanya saja Acuviarta tetap optimistis saham ANTAM bisa secepatnya rebound. Sejumlah faktor disebut Acuviarta bisa menjadi pemicu rebound-nya harga saham ANTAM ini. Apalagi pada Kamis, 19 Januari 2022, saham ANTAM sudah naik 245 poin atau sekitar 12 persen.
Lihat Juga :