Rumah Kemasan Bantu UMKM Bangkit dari Pandemi Covid-19

Senin, 24 Januari 2022 - 15:34 WIB
loading...
Rumah Kemasan Bantu...
UMKM didorong terus bangkit dari pandemi Covid-19. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak. Melihat kondisi tersebut, PT Marga Bara Jaya (MBJ), perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur dan logistik, menginisiasi program Rumah Kemasan bagi UMKM.

Rumah Kemasan memberikan pelatihan pengemasan yang unik dan menarik hingga pengembangan produk untuk membantu UMKM bisa bangkit dari dampak pandemi Covid-19. Penanggung jawab lapangan MBJ Adi Wahyudi mengatakan keberadaan rumah kemasan diharapkan bisa meningkatkan geliat UMKM khususnya di wilayah Batanghari Leko, Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Kami memberikan bantuan beberapa peralatan pendukung seperti printer, mesin segel plastik dan mesin laminating agar Rumah Kemasan bisa segera beroperasi untuk melakukan pelatihan pembuatan kemasan produk agar lebih menarik," kata dia dikutip melalui pernyataannya, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Gandeng Rumah Kemasan, Program Bedakan dari Kemenparekraf Dukung UMKM Tembus Pasar Dunia

Dia mengatakan, Rumah Kemasan menjadi salah satu pusat pelatihan dan sebagai wadah bagi para UMKM untuk saling bertukar ilmu dalam pemasaran produk-produk untuk meningkatkan daya jual. Program tersebut dijalankan MBJ sebagai wujud mendukung pemerintah untuk kembali menggerakkan roda perekonomian skala mikro dan menengah yang sempat luluh lantah karena pandemi serta memberi sumbangsih agar program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berhasil.

Berdsaarkan Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian mencatat hingga akhir tahun 2020 lebih dari 40 ribu industri kecil menengah (IKM) mengalami penurunan. Pendataan ulang yang dilakukan Disdagperin di awal pandemi tercatat hanya 2.000 industri kecil menengah (IKM) yang masih aktif dari 122 sentra IKM.

Hal itu dipertegas oleh Camat Batanghari Leko, Yuliarto. Produk UMKM industri rumah tangga di wilayahnya banyak, bagus, unik dan tidak kalah saing dengan daerah lain. Namun demikian terkendala kemasan yang masih sederhana.

Dengan adanya kemasan yang unik dan menarik, imbuhnya, diharapkan menambah daya tarik konsumen. Ia mencontohkan produksi kripik pisang kalah bersaing karena kemasannya tidak menarik.

"Untuk itu, kami mengapresiasi MBJ yang mau membantu kami untuk bisa segera memulai pelatihan kepada UMKM untuk mengemas produk lebih menarik, aman, dan sesuai standar," kata dia.

Adapun terobosan dari Rumah Kemasan memberikan pelatihan kepada UMKM untuk mengganti kemasan plastik dengan kemasan alumunium foil agar produk di dalamnya tidak mudah melempem dan tengik. Tidak hanya itu, di kemasan juga dicantumkan identitas produsen dan kode izin produksiyang akan menambah nilai lebih bagi produk UMKM.

Baca Juga: Wujudkan Kebangkitan Ekonomi, Menparekraf Akan Lakukan Pendampingan Pelaku UMKM di Subang

Melalui cara tersebut, biaya produksi UMKM biaya usaha lebih efisien. Pelatihan pengemasan produk ini rencananya akan menjangkau 16 desa yang ada di Kecamatan Batanghari Leko.

Setiap desa nantinya akan dibantu untuk mendesain dan mencetak kemasan produk-produk mereka. Beberapa produk yang dihasilkan di Batanghari Leko, yaitu kain jumputan dengan pewarna alami (seperti getah gambir, kunyit), kerajinan dari akar kayu yang dibuat menjadi peralatan rumah tangga (seperti cangkir, piring), kerajinan dari tali kur yang dijadikan tirai, tas dan hiasan dinding, serta minuman herbal.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved