Menparekraf: MotoGP Mandalika Terapkan Travel Bubble, The Show Must Go On!

Rabu, 26 Januari 2022 - 08:44 WIB
loading...
Menparekraf: MotoGP Mandalika Terapkan Travel Bubble, The Show Must Go On!
Menparekraf, Sandiaga Uno menerangkan, travel bubble dengan penuh kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap pembalap, kru, official, termasuk petugas-petugas yang terlibat pada MotoGP Mandalika. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, penerapan uji coba travel bubble antara Singapura dengan Indonesia, khususnya di kawasan Batam dan Bintan yang dimulai Senin (24/1/2022), merupakan salah satu langkah strategis untuk membangkitkan ekonomi dan pariwisata nasional.

Baca Juga: Berburu Tiket MotoGP Mandalika, Begini Pembagian Kelasnya

Skema uji coba akan dilakukan secara bertahap yang diikuti dengan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan travel bubble dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan COVID-19.

“24 Januari 2022 merupakan hari pertama travel bubble antara Indonesia dan Singapura akan diujicobakan. Rencana pembukaan Kepulauan Riau untuk wisatawan mancanegara Singapura lewat skema travel bubble telah disetujui Presiden Joko Widodo sebagai prototipe untuk memulai pembukaan ekonomi, khususnya pariwisata secara terkontrol dan terbatas, berkelanjutan dan meningkat secara bertahap,” jelas Menparekraf Sandiaga Uno dalam "Weekly Press Briefing" yang diadakan secara daring, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Skema travel bubble di kawasan Batam, Bintan dengan Singapura tercantum dalam Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 3 Tahun 2022. Surat edaran ini mengatur pelaku perjalanan luar negeri dalam hal ini wisatawan untuk berkegiatan.

Di antaranya wisatawan harus melakukan reservasi lebih dulu di salah satu penyedia akomodasi di kawasan Lagoi dan Nongsa dan hanya boleh beraktivitas di dalam dua kawasan tersebut. Mengenai test-PCR, harus dilakukan maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.



Menparekraf Sandiaga menjelaskan, dalam mendukung skema travel bubble nanti, Pelabuhan Bandar Bentan Telani siap menerima 500 wisatawan dari Singapura dalam delapan kali trip perjalanan setiap hari. “Tapi awalnya kita mulai dengan satu trip dulu sekitar 50-100 wisatawan. Ini akan bertahap kita tingkatkan,” ujar Sandiaga.

Kebijakan travel bubble ini hanya diterapkan bagi wisatawan asal Singapura ke Batam-Bintan, Indonesia. Sementara, untuk wisatawan dari Batam yang ingin ke Singapura tentunya harus mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah Singapura.

“Kita berharap ini menjadi langkah strategis kebangkitan dan kepulihan ekonomi kita dan terbukanya lapangan kerja,” katanya
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3134 seconds (10.177#12.26)