IHSG Tengah Pekan Dibuka Naik ke Level 6.569, Berikut Deretan Saham Top Gainers
Rabu, 26 Januari 2022 - 09:40 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini dibuka naik di 6.569,81 pada awal perdagangan tengah pekan, Rabu (26/1/2022) untuk mencetak rebound usai dua hari beruntun mendekam di zona merah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini dibuka naik di 6.569,81 pada awal perdagangan tengah pekan, Rabu (26/1/2022). Hingga pukul 09:01 WIB, IHSG bergerak di atas level penutupan kemarin sebesar 3,1 poin atau 0,05% di level 6.571,33.
Baca Juga: Harga Saham Runtuh, Elon Musk dan Jeff Bezos Rugi Rp620 Triliun
Adapun ini merupakan rebound IHSG, setelah dua hari terakhir mendekam di zona merah. Pada pembukaan awal, terdapat 160 saham menguat, 146 saham melemah, dan 196 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp363,99 miliar dari 745,73 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 menguat 0,33% ke 942,43, indeks JII naik 0,69% ke 557,00, indeks IDX30 melejit 0,35% ke 504,37, dan indeks MNC36 tumbuh 0,26% ke 319,30.
Investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp10,76 miliar di awal pembukaan. Penjualan asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp11,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp4,1 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp2,2 miliar.
Baca Juga: Harga Saham Runtuh, Elon Musk dan Jeff Bezos Rugi Rp620 Triliun
Adapun ini merupakan rebound IHSG, setelah dua hari terakhir mendekam di zona merah. Pada pembukaan awal, terdapat 160 saham menguat, 146 saham melemah, dan 196 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp363,99 miliar dari 745,73 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 menguat 0,33% ke 942,43, indeks JII naik 0,69% ke 557,00, indeks IDX30 melejit 0,35% ke 504,37, dan indeks MNC36 tumbuh 0,26% ke 319,30.
Investor asing terpantau melakukan net-sell secara akumulatif sebesar Rp10,76 miliar di awal pembukaan. Penjualan asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp11,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp4,1 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp2,2 miliar.
Lihat Juga :