Minyak Goreng Rp14.000 Langka di Ritel Modern, Aprindo: Tanya Distributor, Kami Hanya Warung

Rabu, 26 Januari 2022 - 15:48 WIB
loading...
Minyak Goreng Rp14.000...
Rak minyak goreng di sebuah minimarket tampak kosong karena minyak goreng seharga Rp14.000 per liter ludes diburu konsumen. Foto/SINDOnews/Inda Susanti
A A A
JAKARTA - Rak-rak minyak goreng yang kosong di toko ritel modern menjadi pemandangan umum dalam sepekan terakhir. Hal ini dipicu aksi konsumen yang kalap memburu minyak goreng subsidi yang dibanderol Rp14.000 per liter.

Meski pengelola sudah menetapkan aturan pembelian maksimum, tetap saja minyak goreng murah itu diserbu hingga ludes dalam hitungan jam setiap harinya.

Para pengusaha ritel pun menolak dijadikan kambing hitam atas kelangkaan minyak goreng di ritel modern. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menegaskan, kelangkaan minyak goreng di ritel modern bukan tanggung jawab peritel melainkan pihak distributor.

Baca juga: Cerita Emak-emak Keliling ke Indomaret, Alfamart hingga Pasar Cari Minyak Goreng Rp14.000/Liter

Menurut Roy, peritel yang tergabung dalam Aprindo hanya menjadi penyedia tempat untuk distribusi minyak goreng subsidi kepada masyarakat, bukan pemasok.

"Masalahnya bukan di ritel, karena ritel nggak bisa produksi minyak. Masalahnya itu di pasokan para distributor. Kita ini kan cuma warung," kata Roy saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Rabu (26/1/2022).

Sebagai informasi, dalam sepekan terakhir beberapa ritel modern seperti Alfamart, Indomaret, dan sejenisnya mengalami kehabisan stok minyak goreng.

Baca juga: Zonk Nih! Minyak Goreng Rp14.000 per Liter Belum Tersebar Merata di Pasar Tradisional

Pegawai di salah satu minimarket saat ditemui tim MPI mengaku stok minyak goreng Rp14.000 ludes dibeli ibu-ibu hanya dalam beberapa jam setelah barang dikeluarkan di rak penyimpanan.

"Jadi kalau sudah dibeli oleh ibu-ibu di luar sana, kalau nggak ada yang pasok, atau pihak distributor tidak mengirim ke ritel, ritel bisa apa? Karena ritel kan tempat jualan aja," tukas Roy.

Terkait minimnya pasokan minyak goreng ini, disinyalir ada pihak distributor dan produsen yang tidak menjalankan komitmennya dalam mendukung program pemerintah. Alhasil, pasokan ke ritel pun terbatas. "Distributor dan produsen ini tidak komit terhadap program pemerintah. Kalau Aprindo kan sudah komit," tandasnya.



Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah telah menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga yaitu Rp14.000 per liter, yang pada tahap awal tersedia di toko ritel modern mulai Rabu (19/1/2022). Selanjutnya, terhitung mulai hari ini, Rabu (26/1/2022), minyak goreng subsidi tersebut akan tersedia di pasar tradisional.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved