Luhut: Indonesia Bisa Jadi Ekonomi Terbesar No 7 Dunia di Tahun 2030

Kamis, 27 Januari 2022 - 09:02 WIB
loading...
Luhut: Indonesia Bisa...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat Ini ekonomi Indonesia telah menempati urutan ke 16 terbesar di dunia, namun Ia yakin bisa tembus jadi 7 besar dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat Ini ekonomi Indonesia telah menempati urutan ke 16 terbesar di dunia. Selanjutnya Ia memproyeksikan pada tahun 2030, Indonesia dapat mampu menduduki posisi ke 7 sebagai ekonomi terbesar di dunia dengan berbagai proyek pengembangan di Indonesia dengan total GDP di tahun 2030 sebesar USD3 Triliun.

“Saat ini berada pada posisi 16 besar Dunia, namun dengan nanti pembangunan green industrial park di Kalimantan, pengembangan Bintan, Morowali, Morowali Utara, Weda Bay, Obi dan lainnya, ada 7 pokoknya dan saya kira GDP kita 2030 bisa sampai kira-kira di 3 triliun dolar AS dan kita bisa menempati posisi nomor 7 ekonomi terbesar,” kata Menko Luhut Binsar dalam webinar virtual, dikutip Kamis (27/1/2022).

Baca Juga: Jadi Negara Maju, Bahlil: Kalau UMR Cuma Rp4 Juta, sampai Ayam Tumbuh Gigi Enggak Akan Mungkin

Menurut Luhut, hal tersebut dapat terjadi karena proses hilirisasi, optimalisasi, digitalisasi dan efisiensi di semua lini dalat membantu mengasulkan peningkatan GDP dari sejumlah sektor. “Nantinya 71% dari populasi berkontribusi dan menghasilkan 86% GDP, Memiliki potensi USD1.8 triliun dalam bidang agrikultur dan perikanan, pertambangan, edukasi, dan jasa konsumen,” urainya.

Terkait hilirisasi, Luhut menuturkan pemerintah terus mendorong penguatan nilai tambah produk mineral dan batu bara. Hilirisasi dilakukan agar Indonesia bisa mendapatkan nilai tambah maksimal dalam pengelolaan sumber daya alam. Nilai tambah tersebut akan memperkuat ekonomi nasional sehingga defisit neraca perdagangan tidak akan jadi masalah berarti bagi Indonesia.

"Kita selama ini banyak bicara commodity based (berbasis komoditas), sekarang kita bicara mengenai industri. Itu saya kira harus jalan," katanya.

Baca Juga: Bahlil: Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Karyawan atau PNS

Sementara itu, rediksi mengenai pemanfaatan teknologi secara masif di bidang maritim dan agrikultur direspon baik oleh Indonesia. “Sekarang Indonesia sedang dan telah mengerjakan rencana ketahanan ekonomi melalui ekosistem digital dan ekonomi berkelanjutan di sektor maritim dan agrikultur pada tahun 2030,” pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved