Anggota DPR Jamin per Februari Minyak Goreng Tak Bakal Langka
Senin, 31 Januari 2022 - 06:48 WIB
loading...
Andre Rosiade menyatakan dengan kewajiban DMO dan DPO minyak goreng tak akan langka lagi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade menjamin bahwa pada Februari besok minyak goreng sudah tidak terjadi kelangkaan. Harganya pun akan stabil.
Baca juga: Minyak Goreng Langka, DPR Besok Gelar Rapat dengan Mendag
Menurutnya ketersediaan itu disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menetapkan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) yang akan membuat produsen minyak goreng menyetorkan 20% produksi minyak goreng untuk pasar di dalam negeri.
"Karena seluruh perusahaan yang mengekspor minyak goreng diwajibkan untuk menyetorkan 20% hasil produksinya ke pasar domestik, tentu kebijakan ini kita apresiasi dan harapan kita pada bulan Februari nanti efektif dan bisa dipastikan bahwa tidak ada lagi kelangkaan dan harganya sesuai dengan harapan masyarakat," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Minggu (30/1/2022).
Andre menjelaskan sebelumnya kelangkaan minyak goreng disebabkan dari kebijakan pemerintah yang melakukan operasi pasar dengan melakukan ketetapan satu harga Rp14 ribu untuk menjawab harga minyak goreng yang terus meningkat sejak akhir tahun 2021 yang lalu.
"Pemerintah berencana melakukan operasi pasar dengan harga Rp14 ribu itu, dengan target 1,2 miliar liter dalam waktu 6 bulan atau 200 juta liter/bulan, ternyata pemerintah hanya bisa mengumpulkan 20 juta pada bulan Januari ini," sambungnya.
Baca juga: Minyak Goreng Langka, DPR Besok Gelar Rapat dengan Mendag
Menurutnya ketersediaan itu disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang menetapkan domestic market obligation (DMO) dan domestic price obligation (DPO) yang akan membuat produsen minyak goreng menyetorkan 20% produksi minyak goreng untuk pasar di dalam negeri.
"Karena seluruh perusahaan yang mengekspor minyak goreng diwajibkan untuk menyetorkan 20% hasil produksinya ke pasar domestik, tentu kebijakan ini kita apresiasi dan harapan kita pada bulan Februari nanti efektif dan bisa dipastikan bahwa tidak ada lagi kelangkaan dan harganya sesuai dengan harapan masyarakat," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Minggu (30/1/2022).
Andre menjelaskan sebelumnya kelangkaan minyak goreng disebabkan dari kebijakan pemerintah yang melakukan operasi pasar dengan melakukan ketetapan satu harga Rp14 ribu untuk menjawab harga minyak goreng yang terus meningkat sejak akhir tahun 2021 yang lalu.
"Pemerintah berencana melakukan operasi pasar dengan harga Rp14 ribu itu, dengan target 1,2 miliar liter dalam waktu 6 bulan atau 200 juta liter/bulan, ternyata pemerintah hanya bisa mengumpulkan 20 juta pada bulan Januari ini," sambungnya.
Lihat Juga :