Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
Senin, 31 Januari 2022 - 13:56 WIB
loading...
BI mencatat total peserta BI-FAST hingga saat ini telah mencapai 43 peserta. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengumumkan, per hari ini jumlah peserta BI-FAST bertambah sebanyak 21 bank dan 1 lembaga nonbank yang masuk sebagai peserta gelombang (batch) kedua. BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan BI yang dapat diakses melalui aplikasi yang disediakan industri sistem pembayaran dalam memfasilitasi transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat.
"Hal ini merupakan komitmen BI dalam mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional melalui perluasan peserta fast payment BI yaitu BI-FAST," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Senin (31/1/2022).
Baca Juga: BI Fast Beroperasi Akhir 2021, Batas Biaya Transfer Antarbank Jadi Rp2.500
Dia menambahkan, implementasi BI-FAST oleh peserta kepada nasabahnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan strategi dan rencana peserta dalam mempersiapkan kanal pembayaran bagi nasabahnya masing-masing.
"Dalam gelombang ke-2 ini terdapat satu peserta nonbank yang mengimplementasikan BI-FAST yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sehingga BI FAST akan dapat mendukung digitalisasi transaksi di pasar modal," ujarnya.
Dengan total peserta yang telah mencapai 43 peserta, termasuk peserta gelombang pertama, BI-FAST telah mewakili 81,45% dari pangsa sistem pembayaran ritel nasional.
Erwin menegaskan, layanan BI-FAST akan terus diperluas secara bertahap mencakup layanan bulk credit, direct debit, dan request for payment. "BI mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk dapat memanfaatkan infrastruktur BI-FAST," tuturnya.
"Hal ini merupakan komitmen BI dalam mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional melalui perluasan peserta fast payment BI yaitu BI-FAST," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Senin (31/1/2022).
Baca Juga: BI Fast Beroperasi Akhir 2021, Batas Biaya Transfer Antarbank Jadi Rp2.500
Dia menambahkan, implementasi BI-FAST oleh peserta kepada nasabahnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan strategi dan rencana peserta dalam mempersiapkan kanal pembayaran bagi nasabahnya masing-masing.
"Dalam gelombang ke-2 ini terdapat satu peserta nonbank yang mengimplementasikan BI-FAST yaitu PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sehingga BI FAST akan dapat mendukung digitalisasi transaksi di pasar modal," ujarnya.
Dengan total peserta yang telah mencapai 43 peserta, termasuk peserta gelombang pertama, BI-FAST telah mewakili 81,45% dari pangsa sistem pembayaran ritel nasional.
Erwin menegaskan, layanan BI-FAST akan terus diperluas secara bertahap mencakup layanan bulk credit, direct debit, dan request for payment. "BI mengharapkan dukungan dan partisipasi seluruh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) untuk dapat memanfaatkan infrastruktur BI-FAST," tuturnya.
Lihat Juga :