BEI Hentikan Perdagangan Kontrak Opsi Saham Mulai 31 Januari 2022
Senin, 31 Januari 2022 - 18:31 WIB
loading...
BEI menghentikan perdagangan KOS terhitung sejak tanggal 31 Januari 2022. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), terus berupaya meningkatkan ragam variasi produk investasi yang tersedia di pasar modal Indonesia.
Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono menuturkan, beberapa fokus pengembangan saat ini adalah pada produk Exchange-Traded Fund (ETF) dan Kontrak Berjangka (IDX30 Futures) yang diluncurkan tahun 2020, serta produk Single Stock Futures dan Structured Warrant dengan rencana peluncuran pada tahun 2022.
"Sebagaimana diketahui, Kontrak Opsi Saham (KOS) merupakan salah satu produk turunan di pasar modal yang dapat dimanfaatkan investor untuk mengelola portofolio," tulis dia dalam keterangan resmi, Senin (31/1/2022).
Baca Juga: Akhir Bulan Memerah, IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke Level 6.631
Infrastruktur KOS saat ini masih diperuntukkan bagi perdagangan yang menggunakan lantai perdagangan (trading floor), sehingga diperlukan pengembangan sebelum produk KOS ini dapat dimanfaatkan. Sehubungan dengan hal tersebut, BEI bermaksud melakukan optimalisasi layanan perdagangan KOS.
Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono menuturkan, beberapa fokus pengembangan saat ini adalah pada produk Exchange-Traded Fund (ETF) dan Kontrak Berjangka (IDX30 Futures) yang diluncurkan tahun 2020, serta produk Single Stock Futures dan Structured Warrant dengan rencana peluncuran pada tahun 2022.
"Sebagaimana diketahui, Kontrak Opsi Saham (KOS) merupakan salah satu produk turunan di pasar modal yang dapat dimanfaatkan investor untuk mengelola portofolio," tulis dia dalam keterangan resmi, Senin (31/1/2022).
Baca Juga: Akhir Bulan Memerah, IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke Level 6.631
Infrastruktur KOS saat ini masih diperuntukkan bagi perdagangan yang menggunakan lantai perdagangan (trading floor), sehingga diperlukan pengembangan sebelum produk KOS ini dapat dimanfaatkan. Sehubungan dengan hal tersebut, BEI bermaksud melakukan optimalisasi layanan perdagangan KOS.
Lihat Juga :