Bentuk Direksi Baru, Bank Sulselbar Jadi 'Booster' UMKM
Rabu, 02 Februari 2022 - 17:28 WIB
loading...
Pj Sentra UMKM saat menjadi narasumber dalam workshop berbagi tips untuk pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha. Foto: Sindonews/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ( Bank Sulselbar ), berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi dalam pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Lewat berbagai program dan kebijakan, Bank milik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ini mampu menjadi booster bagi UMKM. Diantaranya menambah direksi baru yang khusus membidangi Kredit dan UMKM, yaitu Direktur Kredit dan UMKM.
Baca Juga: Dukung Mal Pelayanan Publik, Bank Sulselbar Teken MoU dengan DPM-PTSP
Tak hanya itu, Bank Sulselbar juga melahirkan Pembiayaan Usaha Raykat ‘Kredit PUSAKA’ yang merupakan dana Corporate Social Responcibility (CSR) bergulir, membangun Gedung sentra UMKM, mengadakan talkshow bertajuk UMKM Business Talk, dan bekerja sama dengan berbagai e-commerce untuk mendongkrak produktivitas UMKM.
Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar lahir dari persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Sulselbar pada Desember 2020 silam. Adanya penambahan direksi tersebut agar Bank Sulselbar lebih fokus terhadap kredit produktif serta bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi khususnya UMKM di tengah pandemi.
Berbagai kebijakan yang muncul otomatis banyak bersentuhan dengan UMKM seperti Pembiayaan Usaha Rakyat (PUSAKA) dari dana CSR bergulir dengan angsuran pokok pinjaman saja. Kredit PUSAKA membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan usaha di tengah pemulihan dan pertumbuhan ekonomi riil secara berkelanjutan.
Meskipun baru hadir di tahun 2021, realisasi Kredit PUSAKA sudah mencapai Rp2,8 miliar untuk usaha ultra mikro dan mikro di sepanjang tahun 2021 dengan rasio Non Performing Loan (NPL) nihil.
Lewat berbagai program dan kebijakan, Bank milik Pemerintah Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ini mampu menjadi booster bagi UMKM. Diantaranya menambah direksi baru yang khusus membidangi Kredit dan UMKM, yaitu Direktur Kredit dan UMKM.
Baca Juga: Dukung Mal Pelayanan Publik, Bank Sulselbar Teken MoU dengan DPM-PTSP
Tak hanya itu, Bank Sulselbar juga melahirkan Pembiayaan Usaha Raykat ‘Kredit PUSAKA’ yang merupakan dana Corporate Social Responcibility (CSR) bergulir, membangun Gedung sentra UMKM, mengadakan talkshow bertajuk UMKM Business Talk, dan bekerja sama dengan berbagai e-commerce untuk mendongkrak produktivitas UMKM.
Direktur Kredit dan UMKM Bank Sulselbar lahir dari persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Sulselbar pada Desember 2020 silam. Adanya penambahan direksi tersebut agar Bank Sulselbar lebih fokus terhadap kredit produktif serta bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi khususnya UMKM di tengah pandemi.
Berbagai kebijakan yang muncul otomatis banyak bersentuhan dengan UMKM seperti Pembiayaan Usaha Rakyat (PUSAKA) dari dana CSR bergulir dengan angsuran pokok pinjaman saja. Kredit PUSAKA membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan usaha di tengah pemulihan dan pertumbuhan ekonomi riil secara berkelanjutan.
Meskipun baru hadir di tahun 2021, realisasi Kredit PUSAKA sudah mencapai Rp2,8 miliar untuk usaha ultra mikro dan mikro di sepanjang tahun 2021 dengan rasio Non Performing Loan (NPL) nihil.
Lihat Juga :