Petani Jember Tanam Jagung Perkuat Pangan Lokal
Jum'at, 12 Juni 2020 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
“Penerapan CSA diharapkan dapat menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebagai dampak perubahan iklim global. Sistem ini juga membantu meningkatkan produksi pangan dan pendapatan petani khususnya di masa pandemi virus,” tutur Satuki.
Ditambahkannya, Dinas Pertanian Kabupaten Jember bersama penyuluh siap mendukung percepatan tanam padi dan peningkatan produksi pangan, terutama padi dan jagung. Agar dampak yang pandemi corona tidak menyebabkan krisis pangan di Indonesia.
Sementara Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak penyuluh dan petani memanfaatkan sisa musim hujan sampai bulan Juli untuk melakukan percepatan tanam agar target luas tanam 2020 sebesar 11,66 juta hektare tercapai.
“Potensi panen padi Juni 2020 mencapai 0,74 juta ha, yang dapat menghasilkan beras sebesar 1,94 juta ton, sebagai upaya tercapainya ketahanan pangan dan tersedianya pangan bagi 267 juta masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, mengimbau agar pertanian tidak berhenti. “Semua penyuluh dan petani Indonesia agar mengoptimalkan lahan dengan sebaik-baiknya termasuk lahan pekarangan untuk menghasilkan pangan demi membantu penguatan pangan nasional,” ucap Dedi.
Ditambahkannya, Dinas Pertanian Kabupaten Jember bersama penyuluh siap mendukung percepatan tanam padi dan peningkatan produksi pangan, terutama padi dan jagung. Agar dampak yang pandemi corona tidak menyebabkan krisis pangan di Indonesia.
Sementara Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak penyuluh dan petani memanfaatkan sisa musim hujan sampai bulan Juli untuk melakukan percepatan tanam agar target luas tanam 2020 sebesar 11,66 juta hektare tercapai.
“Potensi panen padi Juni 2020 mencapai 0,74 juta ha, yang dapat menghasilkan beras sebesar 1,94 juta ton, sebagai upaya tercapainya ketahanan pangan dan tersedianya pangan bagi 267 juta masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Sedangkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi, mengimbau agar pertanian tidak berhenti. “Semua penyuluh dan petani Indonesia agar mengoptimalkan lahan dengan sebaik-baiknya termasuk lahan pekarangan untuk menghasilkan pangan demi membantu penguatan pangan nasional,” ucap Dedi.
Lihat Juga :