Total Konsumsi Pertamax 12% Disalurkan ke Pertashop
Senin, 07 Februari 2022 - 00:00 WIB
loading...
Seorang pengendara motor sedang mengisi bensin di Pertashop. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga terus memperluas kerja sama Pertashop hingga ke daerah. Keberadaan Pertashop diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa yang nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta dapat mengedukasi masyarakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan
"Sebanyak 12% dari total konsumsi Pertamax sebagai bahan bakar ramah lingkungan disalurkan melalui Pertashop," Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution melalui keterangan resmi, di Jakarta, Minggu (6/2/2022).
Baca Juga: Cegah Kelangkaan BBM, Pemerintah Minta BUMD Ikut Bangun Pertashop
Menurut dia Pertashop merupakan bagian dari Pertamina One Village One Outlet (OVOO), di mana Pertamina ingin menyalurkan energi yang menjangkau lebih luas dan merata. Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan 10.000 Pertashop di 7.196 Kecamatan di seluruh Indonesia, dan kehadiran Pertashop diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa, sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina.
"Ini adalah bentuk pemenuhan aspek availability, acceptability, Affordability, dan accessibility of energy," jelas Alfian.
Berdsaarkan laporan, sejak 2020 hingga Januari 2022, sudah beroperasi sekitar 4.311 Pertashop di seluruh Indonesia, 473 di antaranya berada di Jawa Timur dan 16 berada di kota atau kabupaten Madiun. Dari total tersebut, 249 Pertashop juga dikelola oleh mitra strategis, 54 di antaranya atau 22% dikelola oleh BUMDes.
Namun tantangan dalam implementasi pengembangan Pertashop di seluruh pelosok negeri sangat berat jika hanya dilakukan satu pihak. "Oleh karena itu, diperlukan bantuan, dukungan, dan kerja sama dari berbagai pihak termasuk melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat Desa," kata dia.
"Sebanyak 12% dari total konsumsi Pertamax sebagai bahan bakar ramah lingkungan disalurkan melalui Pertashop," Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution melalui keterangan resmi, di Jakarta, Minggu (6/2/2022).
Baca Juga: Cegah Kelangkaan BBM, Pemerintah Minta BUMD Ikut Bangun Pertashop
Menurut dia Pertashop merupakan bagian dari Pertamina One Village One Outlet (OVOO), di mana Pertamina ingin menyalurkan energi yang menjangkau lebih luas dan merata. Pertamina terus berupaya untuk dapat menghadirkan 10.000 Pertashop di 7.196 Kecamatan di seluruh Indonesia, dan kehadiran Pertashop diharapkan dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa, sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina.
"Ini adalah bentuk pemenuhan aspek availability, acceptability, Affordability, dan accessibility of energy," jelas Alfian.
Berdsaarkan laporan, sejak 2020 hingga Januari 2022, sudah beroperasi sekitar 4.311 Pertashop di seluruh Indonesia, 473 di antaranya berada di Jawa Timur dan 16 berada di kota atau kabupaten Madiun. Dari total tersebut, 249 Pertashop juga dikelola oleh mitra strategis, 54 di antaranya atau 22% dikelola oleh BUMDes.
Namun tantangan dalam implementasi pengembangan Pertashop di seluruh pelosok negeri sangat berat jika hanya dilakukan satu pihak. "Oleh karena itu, diperlukan bantuan, dukungan, dan kerja sama dari berbagai pihak termasuk melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat Desa," kata dia.
Lihat Juga :