Geser Susi Air dari Hanggar Malinau, Ini Klarifikasi Smart Aviation

Senin, 07 Februari 2022 - 19:18 WIB
loading...
Geser Susi Air dari...
Direksi PT Smart Cakravala Aviation (Smart Aviation) menggelar jumpa pers di Jakarta, Senin (7/2/2022). Foto/MPI/Azhfar Muhammad
A A A
JAKARTA - Heboh pengusiran pesawat Susi Air dari hanggar Malinau di Kalimantan Utara pada Rabu (2/2/2022) ikut mencuatkan nama maskapai Smart Aviation.

Direktur PT Smart Cakravala Aviation (Smart Aviation) Winarso mengklaim maskapainya seharusnya telah mengisi hanggar per 1 Januari 2022 dan telah mendapatkan kontrak dalam penyewaan hanggar di bandara Malinau.

“Jadi untuk mengklarifikasi, kami sudah melakukan presentasi penyewaan hanggar ini sekitar bulan September - oktober 2021 dan pengajuan resminya itu 17 oktober 2021 namun baru diberikan izinnya di akhir Desember 2021,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Susi Air Somasi Bupati dan Sekda Malinau, Tuntut Ganti Rugi Rp8,9 Miliar

Dia melanjutkan, posisi hanggar per 1 Januari belum siap untuk ditempati oleh Smart Aviation dan fungsi hanggar sebagai tempat perawatan pesawat juga belum dapat digunakan. “Untuk perawatan heavy maintance masih belum dapat dilakukan karena masih ada (pesawat) Susi Air,” tukasnya.

Pihaknya mengaku tidak mengetahui detail ihwal perjanjian kerja sama Pemda dengan pihak lain dan hanya mengikuti arahan Pemda.

“Kami tidak mengetahui secara pastinya dan kita cenderung pasif mengikuti Pemda. Kami sudah mengajukan sewa dan memang harus menerima hak untuk menempati tempat tersebut,” tuturnya.

Baca juga: Pesawat Susi Air Dipaksa Keluar dari Hanggar Malinau, Ini Maskapai Penggantinya

Winarso menambahkan, jika Pemda belum dapat menyerahkan hanggar tersebut kepada Smart Aviation, pihaknya mengaku masih menunggu hingga situasi kondusif.

Pada kesempatan yang sama, CEO Smart Avition Pongky Majaya menyebut kerugian dari sisi nilai sewa tak seberapa namun pihaknya harus melakukan mobilisasi dari bandara Malinau menuju Singkawang.

“Jika ada kerugian pasti ada namun tak seberapa lah, meski secara materi kami dirugikan tapi kami pastikan tidak ada gangguan operasional. Kita fine aja,” ucapnya.



Di sisi lain, pihaknya juga masih terus memantau perkembangan yang terjadi dan akan mengikuti arahan Pemda. “Kita tahu kan perkembangannya, kita tunggu saja dari Pemda, kita nurut saja,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Insiden Pesawat di Nunukan,...
Insiden Pesawat di Nunukan, Pertamina Siapkan Armada Pengganti Amankan Pasokan BBM
Masalah Keamanan, Raksasa...
Masalah Keamanan, Raksasa Pabrikan Pesawat Dunia Bakal Tinggalkan Google?
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved