Pra Penjualan LPKR Diprediksi Tumbuh di 2022
Rabu, 09 Februari 2022 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
John menambahkan bahwa ada banyak faktor yang mendorong meningkatnya kinerja sektor properti. Seperti suku bunga yang rendah, insentif dari Pemerintah, dan tingginya permintaan rumah tapak oleh segmen milenial.
(Baca juga:Turut Kembangkan Ekonomi Digital, LPKR Berkolaborasi dengan Gojek)
Menurut John Riady, industri properti memiliki prospek cerah untuk pertumbuhan berkesinambungan. Ke depan sektor properti masih prospektif mengingat rasio kepemilikan rumah yang masih rendah di Indonesia.
Pendapatan per kapita masyarakat yang semakin meningkat dan fasilitas perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah dengan bunga yang terjangkau membuat bisnis properti juga semakin bertumbuh. “Sebagai pengembang terkemuka, LPKR akan terus menciptakan produk yang lebih inovatif untuk mendorong kepemilikan rumah bagi generasi selanjutnya. LPKR meyakini pada tahun 2022 sektor properti akan bangkit,” ujar John.
(Baca juga:Turut Kembangkan Ekonomi Digital, LPKR Berkolaborasi dengan Gojek)
Menurut John Riady, industri properti memiliki prospek cerah untuk pertumbuhan berkesinambungan. Ke depan sektor properti masih prospektif mengingat rasio kepemilikan rumah yang masih rendah di Indonesia.
Pendapatan per kapita masyarakat yang semakin meningkat dan fasilitas perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah dengan bunga yang terjangkau membuat bisnis properti juga semakin bertumbuh. “Sebagai pengembang terkemuka, LPKR akan terus menciptakan produk yang lebih inovatif untuk mendorong kepemilikan rumah bagi generasi selanjutnya. LPKR meyakini pada tahun 2022 sektor properti akan bangkit,” ujar John.
(dar)
Lihat Juga :