Donasi Kripto Rp14,29 Miliar Membantu Mencapai Kesetaraan Vaksin

Kamis, 10 Februari 2022 - 19:23 WIB
loading...
Donasi Kripto Rp14,29...
Binance Charity baru saja mendonasikan kripto senilai USD1 juta setara dengan Rp14,29 miliar kepada UNICEF untuk mendukung distribusi global vaksin COVID-19 ke beberapa negara dengan tingkat kasus yang tinggi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Binance Charity baru saja mendonasikan kripto senilai USD1 juta setara dengan Rp14,29 miliar kepada UNICEF untuk mendukung distribusi global vaksin COVID-19 ke beberapa negara dengan tingkat kasus yang tinggi. Ini merupakan donasi dalam bentuk kripto pertama dan terbesar yang menargetkan pengiriman vaksin COVID sejak pandemi COVID-19.

Sebagai pilar pertama dari Program Rencana Pemulihan Pasca-COVID Binance Charity, pendanaan sebesar USD1 juta didonasikan ke negara-negara berikut: Ghana, Nigeria, Kenya, Uganda, Mesir, Indonesia, Filipina, Vietnam, Bangladesh, Ukraina dan Brasil.

Baca Juga: DPR Minta PPATK Optimalkan Pengawasan Money Laundering Via Kripto untuk Terorisme

Binance Charity sendiri mengalokasikan USD100.000 atau sekitar Rp1,42 miliar (Kurs Rp14,295 per USD) khusus untuk Indonesia. Kontribusi ini membantu biaya operasional untuk pengiriman lebih dari 500.000 dosis vaksin COVID-19 dan penyediaan peralatan kesehatan, seperti peralatan cold-chain, APD, dan produk kebersihan tangan. Binance telah memberikan donasi terkait ke perwakilan UNICEF di Luxembourg.

Menurut WHO, kesenjangan vaksin COVID-19 antara negara berpenghasilan tinggi dan negara yang berpenghasilan lebih rendah semakin memburuk dari hari ke hari. Populasi negara-negara kaya hanya mencakup 14% dari demografi dunia, namun, mereka telah membeli 53% dari vaksin paling efektif yang tersedia. Untuk dapat menanggulangi secara efektif, vaksin harus didistribusikan secara rata di antara semua negara.

Binance Charity, badan filantropi Binance, platform mata uang kripto terbesar di dunia, memberi bantuan keuangan kepada UNICEF dan memperluas keahlian infrastruktur blockchainnya. Binance Charity telah berkomitmen untuk memanfaatkan ekosistem kripto dan blockchain untuk mendukung logistik vaksin COVID-19 dan transparansi keuangan.

Hal ini sekaligus memungkinkan publik untuk melacak semua dana yang didistribusikan ke UNICEF melalui dompet Binance. Selain itu, Binance Charity juga mengumumkan bahwa mereka akan merilis NFT edisi terbatas yang diterbitkan di Binance Smart Chain (BSC) untuk meningkatkan kesadaran publik dan mendorong lebih banyak penggalangan dana untuk mencapai kesetaraan vaksin di komunitas kripto dan blockchain.

“Pandemi telah menghancurkan ekonomi lokal dan menutup mobilitas antarnegara.” ujar Helen Hai, Kepala Binance Charity.

Baca Juga: 10 Miliarder Termuda di Dunia: Ada Remaja 18 Tahun dari Jerman hingga Raja Kripto

“Vaksin akan memainkan peran utama dalam mengembalikan kehidupan semua orang. Kemitraan ini bertujuan untuk mendukung dunia dalam memastikan bahwa vaksin tersedia untuk semua sehingga kita dapat mengakhiri pandemi ini bersama-sama.”

Ia menambahkan: “Peristiwa COVID secara kolektif berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi. Sebagai respons terhadap COVID-19, Binance Charity mengumpulkan lebih dari USD4 juta USD dan menyumbangkan 1,5 juta alat pelindung diri (APD) ke 26 negara yang kini sedang berjuang. Binance Charity ingin melanjutkan upaya pemulihan pasca-COVID dengan memberikan donasi kripto senilai USD1 juta USD ke UNICEF dan COVAX Facility”.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Kapitalisasi Tokenisasi...
Kapitalisasi Tokenisasi Aset Tembus USD32,18 Miliar, PINTU Tambah 48 Pilihan Aset
Tokenisasi Aset Pintu...
Tokenisasi Aset Pintu Meroket Capai USD29 Miliar di 2026
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia, TRIV Group Gandeng Indomaret
Pintu Goes to Campus...
Pintu Goes to Campus Gandeng OJK, & Unpad Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda
Pasar Aset Digital Paling...
Pasar Aset Digital Paling Dinamis di Asia, 2 Investor Global Tanam Investasi di CAEX Vietnam
Sahroni Resmi Serahkan...
Sahroni Resmi Serahkan Gaji dan Tunjangannya untuk Kebutuhan Masyarakat
Ramadan Penuh Berkah,...
Ramadan Penuh Berkah, Santri Istimewa Dapat Donasi Pendidikan dan Dukungan Fasilitas Belajar
Tak Mau Warga Korea...
Tak Mau Warga Korea Kedinginan, Jennie BLACKPINK Donasikan Rp1,5 Miliar dari Hasil Pameran Foto
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved