Dorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, IWAPI Siap Berperan Aktif di Forum G20
Jum'at, 11 Februari 2022 - 19:34 WIB
loading...
Ilustrasi membatik. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah meminta Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) turut berperan aktif dalam pelaksanaan Presidensi G20 di Bali tahun ini. Pada kesempatan tersebut, IWAPI diharapkan memberikan masukan utamanya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan.
"Tahun 2022 Indonesia akan menerima estafet kepemimpinan Presidensi G20. IWAPI diharapkan memberikan dukungan sejalan dengan pemberdayaan perempuan dalam hal pengembangan ekonomi," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati seperti dikutip melalui pernyataan resmi, Jumat (11/2/2022).
Baca Juga: Transisi Energi Dihadang Beragam Persoalan, Tiga Isu Penting Akan Dibahas di G20
Hal itu diungkapkan saat membuka Peringatan HUT Iwapi yang diikuti puluhan ribu anggota yang tersebar di 34 provinsi secara daring baru-baru ini. Harapan dukungan tersebut disampaikan juga oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna mensukseskan pembangunan kewirausahaan berbasis gender.
"Isu pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan berbasis gender penting dalam hal membangun ketahanan ekonomi," kata dia.
"Tahun 2022 Indonesia akan menerima estafet kepemimpinan Presidensi G20. IWAPI diharapkan memberikan dukungan sejalan dengan pemberdayaan perempuan dalam hal pengembangan ekonomi," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati seperti dikutip melalui pernyataan resmi, Jumat (11/2/2022).
Baca Juga: Transisi Energi Dihadang Beragam Persoalan, Tiga Isu Penting Akan Dibahas di G20
Hal itu diungkapkan saat membuka Peringatan HUT Iwapi yang diikuti puluhan ribu anggota yang tersebar di 34 provinsi secara daring baru-baru ini. Harapan dukungan tersebut disampaikan juga oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna mensukseskan pembangunan kewirausahaan berbasis gender.
"Isu pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan berbasis gender penting dalam hal membangun ketahanan ekonomi," kata dia.
Lihat Juga :