Lewat MIF 2022, Bank Mandiri Dukung Pemerintah Genjot Investasi
Sabtu, 12 Februari 2022 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Merespons berbagai tantangan global tersebut, lanjut Panji berbagai strategi dan kebijakan akan ditempuh oleh otoritas kebijakan, dalam upaya menyeimbangkan antara stabilitas ekonomi dan mendorong pemercepatan pemulihan. "Kebijakan reformasi struktural juga akan berlanjut dengan fokus pada percepatan transformasi digital serta perekonomian berbasis ESG (environmental, social and governance) dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Topik-topik ini akan dibahas secara detil pada MIF 2022," ungkap Panji.
Menangkap Peluang Investasi
Bank Mandiri melalui Mandiri Sekuritas juga telah menunjukkan peran yang signifikan dalam menarik investasi ke Tanah Air, melalui promosi berbagai peluang investasi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menjelaskan, melalui Mandiri Investment Forum pihaknya mendukung Bank Mandiri dalam menghadirkan kesempatan berinvestasi bagi para investor dalam dan luar negeri melalui rangkaian acara Thematic Day dan Corporate Day.
Thematic Day kali ini terdiri dari Tech Day, dimana Mandiri Sekuritas menghadirkan perusahaan-perusahaan tech start up, unicorn dan decacorn Indonesia dan Asia Tenggara dari sektor-sektor yang tumbuh pesat, seperti pendidikan, kesehatan, serta agrikultur, dan perusahaan modal ventura.
Baca Juga: Transformasi Digital Bank Mandiri Dukung Program Makassar Smart City
"Sedangkan melalui Corporate Day, kami menghadirkan 63 emiten, lebih dari 400 investor, dan menyelenggarakan lebih dari 2.900 pertemuan. Investor-investor asing yang hadir dalam Tech Day dan Corporate Day kebanyakan berasal dari: Amerika, Eropa, Hongkong, Thailand, Malaysia, dan Singapura," tuturnya.
Saat ini, Mandiri Sekuritas memiliki hubungan yang baik dengan investors dan para pengelola aset regional dan global yang berbasis di pusat-pusat finansial dunia.
"Rangkaian kegiatan MIF 2022 memberikan akses eksklusif kepada para investor untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai peluang investasi di Indonesia, mulai dari sisi makro, peluang investasi digital pada strartup unicorn lokal, perbankan, serta berbagai sektor industri lainnya," imbuh Oki.
Baca Juga: Laba Bank Mandiri Tembus Rp28,03 Triliun, Ini Penopang Utamanya!
Kehadiran Pembicara Internasional
Selain para pembicara di atas, MIF 2022 juga menghadirkan para pembicara dari Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Sementara itu, tokoh serta pakar di bidang ekonomi internasional juga turut berbagi pandangan dalam MIF 2022 seperti Peraih Nobel bidang Ekonomi Joseph E. Stiglitz, Ekonom sekaligus Direktur Center of Sustainable Development Columbia University Jeffrey D. Sachs, Profesor Bidang Ekonomi Lee Kuan Yew School of Public Policy NUS Singapore Danny Quah, Managing Director and Global Head of ESG Jefferies Aniket Shah, Distinguished Professor of Finance University of Chicago Raghuram Rajan serta Senior Partner McKinsey & Company Detlev Mohr.
Menangkap Peluang Investasi
Bank Mandiri melalui Mandiri Sekuritas juga telah menunjukkan peran yang signifikan dalam menarik investasi ke Tanah Air, melalui promosi berbagai peluang investasi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menjelaskan, melalui Mandiri Investment Forum pihaknya mendukung Bank Mandiri dalam menghadirkan kesempatan berinvestasi bagi para investor dalam dan luar negeri melalui rangkaian acara Thematic Day dan Corporate Day.
Thematic Day kali ini terdiri dari Tech Day, dimana Mandiri Sekuritas menghadirkan perusahaan-perusahaan tech start up, unicorn dan decacorn Indonesia dan Asia Tenggara dari sektor-sektor yang tumbuh pesat, seperti pendidikan, kesehatan, serta agrikultur, dan perusahaan modal ventura.
Baca Juga: Transformasi Digital Bank Mandiri Dukung Program Makassar Smart City
"Sedangkan melalui Corporate Day, kami menghadirkan 63 emiten, lebih dari 400 investor, dan menyelenggarakan lebih dari 2.900 pertemuan. Investor-investor asing yang hadir dalam Tech Day dan Corporate Day kebanyakan berasal dari: Amerika, Eropa, Hongkong, Thailand, Malaysia, dan Singapura," tuturnya.
Saat ini, Mandiri Sekuritas memiliki hubungan yang baik dengan investors dan para pengelola aset regional dan global yang berbasis di pusat-pusat finansial dunia.
"Rangkaian kegiatan MIF 2022 memberikan akses eksklusif kepada para investor untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai peluang investasi di Indonesia, mulai dari sisi makro, peluang investasi digital pada strartup unicorn lokal, perbankan, serta berbagai sektor industri lainnya," imbuh Oki.
Baca Juga: Laba Bank Mandiri Tembus Rp28,03 Triliun, Ini Penopang Utamanya!
Kehadiran Pembicara Internasional
Selain para pembicara di atas, MIF 2022 juga menghadirkan para pembicara dari Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.
Sementara itu, tokoh serta pakar di bidang ekonomi internasional juga turut berbagi pandangan dalam MIF 2022 seperti Peraih Nobel bidang Ekonomi Joseph E. Stiglitz, Ekonom sekaligus Direktur Center of Sustainable Development Columbia University Jeffrey D. Sachs, Profesor Bidang Ekonomi Lee Kuan Yew School of Public Policy NUS Singapore Danny Quah, Managing Director and Global Head of ESG Jefferies Aniket Shah, Distinguished Professor of Finance University of Chicago Raghuram Rajan serta Senior Partner McKinsey & Company Detlev Mohr.
(tri)
Lihat Juga :