Kedelai Makin Mahal, Pedagang Tempe Tahu Pilih Kecilkan Ukuran Ketimbang Menaikkan Harga

Sabtu, 12 Februari 2022 - 23:31 WIB
loading...
Kedelai Makin Mahal,...
Harga tempe dan tahu di pasar terpantau masih stabil meski dibayangi harga kedelai yang merangkak naik. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
BEKASI - Harga tempe dan tahu di pasar terpantau masih stabil meski dibayangi harga kedelai yang merangkak naik. Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di Pasar Kranji, Kota Bekasi, harga tempe masih bervariasi tergantung ukuran.

Makanan berbahan baku kacang kedelai itu dibanderol mulai Rp3.000, Rp5.000, Rp8.000, Rp10.000, hingga ukuran yang paling besar Rp12.000. Demikian juga harga tahu juga sama di kisaran Rp4.000-Rp10.000, tergantung jenis dan ukuran.

Sejumlah pedagang mengaku sudah mengetahui pernyataan pemerintah terkait proyeksi kenaikan harga tempe dan tahu menyusul kenaikan harga kedelai sebagai imbas menurunnya produksi kedelai dunia.

"Harga tempe tahu masih normal, untuk bahan baku saya dengar mau naik," ujar pedagang bernama Diyono (35) kepada MPI, Sabtu (12/2/2021).

Baca juga: Pengumuman Ibu-ibu, Harga Tahu Tempe Bakal Naik Jadi Segini

Senada, Kaidah (61) juga mengaku telah merasakan kenaikan harga kedelai. Perempuan yang juga produsen tempe tahu ini mengaku kewalahan atas kenaikan harga bahan baku tersebut. "Masih stabil, cuma kedelainya yang mahal. Naik terus. Kalau saya jualnya masih sama," tuturnya.

Kaidah mengaku telah mengantisipasi tingginya harga kedelai dengan mengecilkan ukuran tempe yang dia buat. Pasalnya, dia tak mau pembelinya kabur karena selama ini tempe buatannya itu dikenal berharga murah.

"Kalau nggak mau dinaikkan (harganya) ya ukurannya (tempe) dikecilin. Kalau nggak, ada pedagang yang kulit tempenya dicampur ke tempenya, cuma itu cepat busuk. Tapi kalau saya, kulitnya saya buang," jelasnya.

Baca juga: Kacang Ini Jadi Andalan Menteri Teten untuk Bikin Tempe Tahu

Sama dengan tempe, menurut Kaidah harga tahu masih seperti biasa, hanya saja ukurannya yang menciut menjadi lebih kecil. Menurut dia, strategi itu dapat mengamankan ongkos bahan baku yang tinggi. "Yang pada belanja itu nggak mau naik, jadi ya akal-akalin sendiri, tahu dikecilin, tempe dikecilin," tukasnya

Diyono dan Kaidah berharap pemerintah bisa meredam gejolak kenaikan harga kedelai di pasaran. "Ya semoga bahan bakunya bisa turun, soalnya bahan baku lain sudah pada naik," ucap Diyono. "Pengennya standar harganya, kasihan rakyat kecil ini kedelainya mahal," imbuh Kaidah.



Untuk membuat tempe, Kaidah mengaku harus membeli bahan baku kedelai yang harganya saat ini berkisar Rp1,1 juta - Rp1,2 juta per kwintal.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Pasar Induk...
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Rugikan Rp35 Miliar, Ikappi Sebut Ada Ledakan
Kesepakatan Tarif AS...
Kesepakatan Tarif AS dan Indonesia Disambut Baik Asosiasi Kedelai
Optimalisasi Pasar Rakyat...
Optimalisasi Pasar Rakyat agar Pangan Murah Menyentuh Ujung Daerah
Beras Oplosan Marak...
Beras Oplosan Marak Beredar, Asosiasi: Pedagang Pasar Kerap Disalahkan
Tolak Penyeragaman Kemasan...
Tolak Penyeragaman Kemasan Rokok, Pedagang Pasar Tekankan Edukasi Menyeluruh
Bungkus Rokok Seragam,...
Bungkus Rokok Seragam, Pedagang Cemas Bakal Menggerus Pendapatan
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Harga Kedelai Naik Imbas...
Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved