Optimalisasi Pasar Rakyat agar Pangan Murah Menyentuh Ujung Daerah

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:34 WIB
loading...
Optimalisasi Pasar Rakyat...
INKOPPAS (Induk Koperasi Pedagang Pasar) mengadakan Rapat Koordinasi dengan Kementrian Koordinasi Infrastruktur dan Kewilayahan Republik Indonesia, guna membahas mengenai optimalisasi pasar rakyat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) mendapat kesempatan untuk mengadakan Rapat Koordinasi dengan Kementrian Koordinasi Infrastruktur dan Kewilayahan Republik Indonesia, guna membahas mengenai optimalisasi pasar rakyat . Sekretaris Umum INKOPPAS, Andrian Lamemuhar mengatakan, saat ini terjadi dilematis dikarenakan Pekerjaan Umum (PU) membangun banyak pasar dengan menggunakan APBN, namun sebagian besar tidak ada pedagangnya.

"Dalam kegiatan hari ini INKOPPAS bersama dengan Kementerian Koordinasi Infrastruktur dan Kewilayahan Republik Indonesia mencari solusi bagaimana caranya pasar-pasar yang dibangun oleh Pemerintah lewat dana APBN ini bisa diisi oleh pedagang-pedagang, sehingga kegiatan ekonomi di pasar di daerah tersebut bisa berjalan dengan baik," ungkap Sekretaris Umum INKOPPAS, Andrian Lamemuhar.

Baca Juga: Ketum Inkoppas Dorong Para Pedagang Pasar Melek Digital

"Dan penyaluran pangan bisa tersalurkan sampai lini paling bawah yaitu pasar rakyat, sehingga kemajuan ekonomi dan ekonomi kerakyatan bisa bertumbuh sesuai dengan perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto," sambung Andrian.

Agenda lain dalam rapat koordinasi ini adalah membahas mengenai permasalahan utama yang saat ini dihadapi yakni koordinasi. Menurutnya ketika permintaan dari daerah masuk ke Kementrian Perdagangan, kemudian ditindaklanjuti dengan verifikasi oleh Kementrian Perdagangan hingga ke Kementrian PU kemudian baru di eksekusi pembangunan pasar, namun tidak ada yang melibatkan dari pihak pedagang .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Dukung Arah Ekonomi...
Dukung Arah Ekonomi Prabowo, Elemen Masyarakat Minta Distribusi Pangan Diperbaiki
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
IISM dan Indonesia Cold...
IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Maksimalkan Peran Koperasi...
Maksimalkan Peran Koperasi Hijau untuk Dukung Pengembangan PLTS
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Rekomendasi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved