Meninggal Dunia di Usia 83, Bos Bajaj Tinggalkan Harta Rp117,2 Triliun
Senin, 14 Februari 2022 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat kematiannya, kekayaan Rahul Bajaj ditaksir sekitar USD8,2 miliar atau setara Rp117,2 triliun. Dengan kekayaannya tersebut, pria kelahiran Kolkata itu berada di peringkat ke-302 di dunia, menurut peringkat miliarder real-time Forbes.
Industrialis yang blak-blakan ini tidak pernah ragu-ragu untuk berbicara kebenaran kepada kekuasaan. Maka, pihak negara bagian Maharashtra di mana Rahul berasal memberikan penghormatan terakhir berupa pemakaman kenegaraan.
Dalam pesan belasungkawa, presiden India Ram Nath Kovind mengatakan bahwa karir Rahul mencerminkan kebangkitan dan kekuatan bawaan dari sektor korporasi bangsa.
Baca juga: Ford Batal Tutup Pabrik di India, Diubah Jadi Basis Ekspor Mobil Listrik
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengatakan, Rahul Bajaj sangat bersemangat tentang pelayanan masyarakat dan merupakan pembicara yang hebat. Pria kelahiran 1938 itu dianugerahi Padma Bhushan, salah satu penghargaan sipil tertinggi di Negeri Sungai Gangga.
Dia adalah mantan anggota Rajya Sabha, majelis tinggi parlemen India. Sebagai anggota aktif dari Konfederasi Industri India, dia menjadi suara bisnis India.
Selama bertahun-tahun, Bajaj selalu hadir di pertemuan Davos Forum Ekonomi Dunia setiap tahun dan sering mengatakan dengan bangga bahwa dia tidak melewatkan satu pun pertemuan akbar tersebut.
Industrialis yang blak-blakan ini tidak pernah ragu-ragu untuk berbicara kebenaran kepada kekuasaan. Maka, pihak negara bagian Maharashtra di mana Rahul berasal memberikan penghormatan terakhir berupa pemakaman kenegaraan.
Dalam pesan belasungkawa, presiden India Ram Nath Kovind mengatakan bahwa karir Rahul mencerminkan kebangkitan dan kekuatan bawaan dari sektor korporasi bangsa.
Baca juga: Ford Batal Tutup Pabrik di India, Diubah Jadi Basis Ekspor Mobil Listrik
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mengatakan, Rahul Bajaj sangat bersemangat tentang pelayanan masyarakat dan merupakan pembicara yang hebat. Pria kelahiran 1938 itu dianugerahi Padma Bhushan, salah satu penghargaan sipil tertinggi di Negeri Sungai Gangga.
Dia adalah mantan anggota Rajya Sabha, majelis tinggi parlemen India. Sebagai anggota aktif dari Konfederasi Industri India, dia menjadi suara bisnis India.
Selama bertahun-tahun, Bajaj selalu hadir di pertemuan Davos Forum Ekonomi Dunia setiap tahun dan sering mengatakan dengan bangga bahwa dia tidak melewatkan satu pun pertemuan akbar tersebut.
Lihat Juga :