Startup Penyedia Layanan Kesehatan Digital Ini Siapkan Terobosan di Tahun 2022

Kamis, 17 Februari 2022 - 05:12 WIB
loading...
Startup Penyedia Layanan...
Startup penyedia layanan kesehatan digital, terus meningkatkan pelayanan dengan menghadirkan telemed cashless. Layanan ini dikhususkan untuk pengguna asuransi atau karyawan yang mendapatkan benefit kesehatan dari perusahaan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Startup penyedia layanan kesehatan digital, SehatQ terus berupaya meningkatkan pelayanan guna memfasilitasi kebutuhan individu dan perusahaan. Saat ini, SehatQ tengah mempersiapkan dua layanan kesehatan baru yang akan diluncurkan di tahun 2022 ini.

Layanan pertama yang akan dihadirkan adalah telemed cashless. Layanan ini dikhususkan untuk pengguna asuransi atau karyawan yang mendapatkan benefit kesehatan dari perusahaan.

Baca Juga: Merah Putih Fund Siap Guyur Rp4,3 Triliun ke Startup Lokal

Dengan layanan ini, pengguna dapat menggunakan asuransi atau benefit kesehatannya untuk berkonsultasi dengan dokter secara online melalui aplikasi atau situs SehatQ. Selain tidak perlu melakukan perjalanan ke rumah sakit, layanan telemed cashless ini pun akan memudahkan pengguna saat bertransaksi di platform SehatQ.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup memasukkan nomor kartu atau kepesertaan di platform SehatQ saat konsultasi pertama. Selanjutnya, nomor kartu tersebut dapat disimpan di akun pengguna untuk memudahkan konsultasi berikutnya.

“Selain memberikan kemudahan pada individu, layanan telemed cashless juga memberikan keuntungan pada asuransi atau perusahaan yang mengelola benefit kesehatan karyawannya secara mandiri. Layanan ini akan membantu mengurangi jumlah klaim rasio. Hal ini dikarenakan harga konsultasi dokter di SehatQ lebih terjangkau dibanding rumah sakit,” kata Chief Commercial Officer SehatQ, Andrew Sulistya.

Layanan telemed cashless saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Fase pertama berupa fasilitas telekonsultasi cashless dapat dinikmati pengguna pada Maret 2022. Di fase berikutnya, pengguna tak hanya bisa berkonsultasi, tetapi juga membeli obat yang diresepkan dokter secara cashless.

Layanan kedua yang tengah dipersiapkan SehatQ adalah Administration Service Only (ASO). Tujuan layanan ini adalah membantu perusahaan dalam mengelola benefit kesehatan karyawannya. Melalui layanan ASO SehatQ , perusahaan akan dipermudah dalam hal pendaftaran keanggotaan, pengaturan rencana dan benefit kesehatan, hingga pemrosesan klaim.

Meski terkesan mirip, layanan ini berbeda dengan asuransi pada umumnya. Perbedaan itu terletak pada fleksibilitasnya. Paket kesehatan yang diberikan asuransi umumnya tidak bisa diubah. Jadi, perusahaan harus mengikuti plan yang diberikan pihak asuransi. Sementara, melalui ASO SehatQ, perusahaan dapat mengatur dan memilih sendiri produk kesehatan yang akan dimasukkan dalam benefit kesehatan untuk karyawan.

Baca Juga: Mandi Sebelum Subuh, Pahala dan Manfaat untuk Kesehatan

Selain produk kesehatan, perusahaan bahkan bisa menentukan syarat dan ketentuan benefit kesehatan yang diberikan untuk karyawan. Mulai dari batasan usia peserta, jumlah anak peserta yang ditanggung perusahaan, dan sebagainya.

“Layanan ASO SehatQ memberikan keleluasaan pada perusahaan untuk mengelola jaminan kesehatan karyawan. Besaran ASO fee, atau disebut premi dalam asuransi, yang harus dikeluarkan bahkan bisa diatur sesuai keperluan dan kapasitas perusahaan. Hal ini membuat biaya ASO SehatQ lebih terjangkau dibanding asuransi.” kata founder SehatQ, Linda Wijaya.

Karyawan nantinya dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang diberikan perusahaan di rumah sakit yang bekerja sama dengan ASO SehatQ. Selain di rumah sakit rekanan, peserta juga bisa menggunakan layanan kesehatan di situs atau aplikasi SehatQ, misalnya konsultasi online dengan dokter.

Rencananya, layanan ASO atau Administration Service Only SehatQ akan diluncurkan di akhir tahun 2022 ini.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Tren Hidup Modern Dorong...
Tren Hidup Modern Dorong Pertumbuhan Layanan Weight Management
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved