Kolaborasi Jadi Kunci Agar Bisnis Bertahan dan Berkembang Saat Pandemi

Jum'at, 18 Februari 2022 - 05:13 WIB
loading...
Kolaborasi Jadi Kunci...
Amazy Conference bertajuk Strategi New Normal Babak II. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Genap dua tahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Dampaknyabanyak bisnis yang sempoyongan diterpa badai pandemi, bahkan tak sedikit yang gulung tikar.

Seperti kata pepatah, “Dalam bisnis bukan bicara siapa yang menang, tapi siapa yang mampu bertahan”. Agar bisnis tahan gempuran, diperlukan inovasi dan terobosan baru yang lebih segar.

PT Magfood Amazy Internasional yang bergerak di sektor usaha makanan dan minuman atau F&B tergerak untuk membekali para mitra usahanya dengan berbagai strategi untuk terus berkembang di era kenormalan baru ini.

Melalui Amazy Conference bertajuk Strategi New Normal Babak II yang digelar pekan lalu, para mitra waralaba, agen dan reseller Amazy berkumpul secara daring.

CEO & Founder PT Magfood Amazy Internasional Yanty Melianty mengatakan, memasuki new normal artinya memasuki era baru dengan tantangan yang besar.

Menurut dia, bisnis di era baru ini mengharuskan kita untuk memiliki paradigma baru dan melakukan bisnis dengan cara berbeda, cepat adaptif dan menerapkan hal-hal baru.

“Di balik tantangannya yang besar, tentu menyimpan peluang yang besar pula apabila pelaku bisnis dapat melaluinya dengan baik,” ujarnya, dikutip Jumat (18/2/2022).

Baca juga: APPBI Curhat Jika Tahun Ini Ada Penutupan Usaha, Bisnis Mal Bakal Terkapar

Kunci membangun bisnis di era baru 2022 menurut Yanty adalah aspek penguatan kepemimpinan serta fokus pada kekuatan dan peluang. “Penguatan leadership ini bukan hanya untuk pemilik usaha, tetapi juga untuk semua tim yang ada di perusahaan,” tandasnya.

Sebagai leader, lanjut Yanty, yang pertama harus ditanamkan adalah rasa syukur karena usaha makanan merupakan usaha yang bisa berjalan dan mampu bertahan hingga sejauh ini.

“Energi positif dari rasa syukur ini harus disalurkan untuk memotivasi seluruh tim untuk terus maju. Terus belajar mengikuti paradigma baru di era baru ini dengan tujuan untuk mengoptimalisasi penjualan juga menjadi keharusan,” ucapnya.

Dia menambahkan, setiap bisnis tentu memiliki masing-masing kelemahan dan kekuatan. Agar tetap berkembang, bisnis harus fokus pada kekuatan yang dimiliki dan jeli membuat peluang-peluang baru.

Dia menyebut saat ini adalah waktu yang tepat untuk berkolaborasi dengan stakeholder lain yang terkait untuk melengkapi kelemahan dan membantu membangun produk layanan atau penawaran baru untuk pelanggan.

“Bisnis di tengah pandemi harus tetap optimis dan adaptif. Kondisi seperti saat ini bisa menjadikan bisnis semakin besar manakala kita tetap menjalin relasi yang baik dengan konsumen, misalnya melalui media sosial. Apalagi kita sudah memasuki era digital. Sebagian besar kegiatan termasuk jualan sudah berbasis teknologi dan internet,” bebernya.

Baca juga: UMKM Perlu Didorong Manfaatkan Platform Digital

Senada, CEO & Founder Elcorps Elidawati Ali Oemar yang hadir pada Amazy Virtual Confrence 2022 mengatakan bahwa kolaborasi bisnis adalah hal mendasar dan memang harus dilakukan khususnya di masa seperti saat ini. “Saatnya mengindentifikasi dengan siapa bisnis dapat membuat kemitraan untuk menghasilkan pendapatan,” kata Elidawati.

Dia melanjutkan, meskipun sebagian besar usaha mengalami krisis, tidak sedikit usaha yang mengalami peningkatan bahkan panen besar di masa pandemi ini. Menurut Elidawati, kuncinya adalah mindset dalam menghadapi dan menyikapi pandemi ini.

“Pelaku bisnis yang mampu berjuang, beradaptasi, dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi adalah yang mampu bertahan dan sukses dalam usahanya,” tandasnya.

Lebih lanjut, Yanty Melianti menyebutkan bahwa outlet-outlet Amazy sudah menerapkan protokol kesehatan dan tersertifikasiCHSE (Cleanliness, Health, Safety, Enviroment sustainability.Hal ini untukmemberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan.



Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga mengumumkan keberadaan unit usaha dan merek baru seperti Complete Me yang telah diluncurkan dan dibuka di Cirebon, Jawa Barat, pada tahun lalu.

Pada acara puncak, diberikan penghargaan Amazy Awards atas pencapaian kinerja dari franchisee Amazy dan agen Frozen Food Amazy selama tahun 2021.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
DADA Ungkap Strategi...
DADA Ungkap Strategi Bisnis Properti di Program Mini MBA Real Estate CSEL UI
Membaca Peluang di Tengah...
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Perempuan Pengusaha Tekankan Kolaborasi
Awal 2026, Momogi Group...
Awal 2026, Momogi Group Gencar Ekspansi ke Pasar Internasional
Kolaborasi AAM dan Compawnion,...
Kolaborasi AAM dan Compawnion, MDLA Perkuat Distribusi Segmen Pet Care
Instan Plong Rilis Produk...
Instan Plong Rilis Produk Anak setelah Laku Puluhan Ribu di 2025
PT Bimasena Artha Internasional...
PT Bimasena Artha Internasional Gelar Terpadel – Padel Bersama 50 Bank Ternama di Indonesia
Resmikan Kantor Cabang...
Resmikan Kantor Cabang Baru di Surabaya, FiberStar Siap Perluas Jaringan di Jatim
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved