Miliarder Bill Gates: Risiko Covid-19 Jauh Berkurang, Tetapi Pandemi Lain Akan Datang

Senin, 21 Februari 2022 - 14:05 WIB
loading...
Miliarder Bill Gates:...
Bill Gates mengatakan, bahwa risiko dari Covid-19 hingga menyebabkan penyakit parah telah berkurang secara dramatis tetapi pandemi lain akan datang. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Miliarder , Bill Gates mengatakan, bahwa risiko dari Covid-19 hingga menyebabkan penyakit parah telah berkurang secara dramatis tetapi pandemi lain akan datang. Berbicara di Konferensi Keamanan Munich tahunan Jerman, Gates, Co-Chair Yayasan Bill & Melinda Gates mengatakan, bahwa potensi pandemi baru kemungkinan akan berasal dari patogen yang berbeda dengan keluarga virus corona.

Namun dia menambahkan, bahwa kemajuan dalam teknologi medis akan membantu dunia melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memeranginya dengan catatan investasi dilakukan sekarang. “Kami akan menghadapi pandemi lain. Ini akan menjadi patogen yang berbeda di lain waktu,” kata Gates.

Baca Juga: Ramalan Bill Gates: Virus Covid-19 Akan seperti Flu Biasa Usai Omicron Berlalu

Dua tahun setelah pandemi virus corona, Gates mengatakan efek terburuk telah memudar ketika sebagian besar populasi global sudah mendapatkan beberapa tingkat kekebalan. Tingkat keparahannya juga berkurang seperti untuk varian omicron terbaru.

Namun Gates mengungkapkan, di banyak tempat menunjukkan tingkat kekebalan disebabkan oleh virus itu sendiri. "lebih baik dalam menjangkau populasi dunia daripada vaksin yang kita miliki. Kemungkinan terparah terkait dengan usia lanjut dan memiliki obesitas atau diabetes, risiko itu sekarang berkurang secara dramatis karena paparan infeksi itu sendiri,” katanya.

Gates mengatakan sudah terlambat mencapai tujuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memvaksinasi 70% dari populasi global pada pertengahan 2022. Saat ini 61,9% populasi dunia telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Dia menambahkan bahwa dunia harus bergerak lebih cepat di masa depan untuk mengembangkan dan mendistribusikan vaksin, dan meminta pemerintah untuk berinvestasi mulai dari sekarang.

“Lain kali kita harus mencoba dan membuatnya, alih-alih dua tahun, kita harus membuatnya tidak lebih seperti enam bulan,” kata Gates, menambahkan bahwa platform standar, termasuk teknologi messenger RNA (mRNA), akan memungkinkannya.

Baca Juga: Bill Gates Sebut Metaverse NFT Akan Musnahkan Budaya Kerja Saat Ini

“Biaya dalam persiapan menghadapi pandemi berikutnya tidak begitu besar. Ini tidak seperti perubahan iklim. Jika kita rasional, ya, lain kali kita akan mengatasinya lebih awal.”

Gates, melalui Bill & Melinda Gates Foundation, telah bermitra dengan Wellcome Trust Inggris untuk menyumbangkan USD300 juta kepada Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), yang membantu membentuk program Covax untuk mengirimkan vaksin ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

CEPI bertujuan untuk mengumpulkan USD3,5 miliar dalam upaya memangkas waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan vaksin baru menjadi hanya 100 hari.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Daftar Teratas Keluarga...
Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Gara-gara AI, Jumlah...
Gara-gara AI, Jumlah Miliarder Dunia Bakal Meledak 25%! Anda Termasuk?
Harta Kekayaan Taipan...
Harta Kekayaan Taipan ASEAN Lenyap Rp1.000 Triliun Imbas Perang Iran
Berita Duka! Bos Group...
Berita Duka! Bos Group Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Benarkah Pelayan Cantik...
Benarkah Pelayan Cantik Ini Perwira Elite China yang Memata-matai Elon Musk?
Rekomendasi
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Infografis
RSDC Wisma Atlet Resmi...
RSDC Wisma Atlet Resmi Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved