LPS Beberkan Implementasi GRC dalam Penjaminan Sosial

Senin, 21 Februari 2022 - 14:59 WIB
loading...
LPS Beberkan Implementasi...
Kepala Divisi Manajemen Risiko LPS Arinto Wicaksono dalam National Conference IGRC 2022 secara virtual, Senin (21/2/2022). Foto/Azfar M
A A A
JAKARTA - Indonesian Government, Risk, and Compliance (IGRC) menyelenggarakan National Conference IGRC 2022 dengan tema Prospek dan Tantangan Mewujudkan Kinerja Berprinsip Melalui Sinergi Penerapan Tata Kelola, Manajemen Risiko dan Kepatuhan (GRC) pada Organisasi Publik/ Non-Pemerintah dan Pemerintahan, Senin (21/2/2022).

Pada acara tersebut, Kepala Divisi Manajemen Risiko Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Arinto Wicaksono yang merupakan salah satu organisasi pemerintah memaparkan fungsi dan implementasi GRC pada sistem penjaminan sosial.

Baca Juga: Dorong Sinergi Tata Kelola Bisnis yang Baik, IGRC Gelar Konferensi Nasional

"Prinsip GRC memang sudah ada dan jadi fundamental yang cukup kuat. Dan kami telah merumuskan dan menetapkan kebijakan pelaksanaan penjaminan simpanan, melaksanakan penjaminan simpanan sesuai kebutuhan setiap tahunnya," kata Arinto dalam National Conference IGRC 2022 secara virtual, Senin (21/2/2022).

Arinto mengatakan, LPS telah mengimplementasikan GRC dengan merumuskan dan menetapkan kebijakan dalam rangka turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan.

"Kami juga merumuskan, menetapkan dan melaksanakan kebijakan penyelesaian bank gagal yang tidak berdampak sistemik dan melaksanakan penanganan bank gagal yang berdampak sistemik," tambahnya. Sejak LPS beroperasi Tahun 2005 sampai dengan Desember 2021, jumlah bank yang telah dilikuidasi sebanyak 117 bank yang terdiri dari 1 bank umum dan 103 BPR/13 BPR.

Baca Juga: Konflik Memanas, Ledakan Dahsyat Guncang Ukraina Timur

Secara teori, implementasi GRC dipandang sebagai aktivitas yang terkoordinasi dan terintergasi dalam rangka mendukung kinerja organisasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat dari inisiasi, transisi dan transformasi.

Implementasi GRC terintegrasi diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh keterkaitan antar proses yang dilakukan oleh unit kerja pelaksana fungsi tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan, sehingga proses menjadi lebih efektif, prudent, efisien, dan menghasilkan informasi yang tidak konsiten.

"Kita coba sejumlah kebijakan yang sifatnya tidak searah, sehingga kedepan Implementasi GRC terintegrasi antara regulator dan pelaksana diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi LPS sehingga proses menjadi lebih efektif, prudent, efisien," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15 Juta Usia Produktif...
15 Juta Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, Begini Pesan Ketua LPS
Jasaraharja Putera Perkuat...
Jasaraharja Putera Perkuat Posisi Market Leader, Suretyship Jadi Pilar Bisnis
Konsistensi Tata Kelola...
Konsistensi Tata Kelola dan Manajemen Risiko Antarkan Askrindo Raih Predikat Best Companies 2026
Takut Kualat, LPS Tunda...
Takut Kualat, LPS Tunda Pengumuman Tingkat Bunga Penjaminan
Rubi Handojo Paparkan...
Rubi Handojo Paparkan Penguatan Ketahanan Risiko Jasa Raharja
23 Bank Bangkrut, LPS...
23 Bank Bangkrut, LPS Tangani 26 BPR Bermasalah Setahun Terakhir
Ramadan, Ikawiga Santuni...
Ramadan, Ikawiga Santuni 500 Anak Yatim, Dhuafa, dan Pekerja Sosial
292 Anggota DPR Hadiri...
292 Anggota DPR Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Calon Anggota Dewas BPJS Kesehatan hingga LPS
Menuju Hari Sadar Risiko...
Menuju Hari Sadar Risiko Nasional, Pemerintah Dorong Inovasi dan Budaya Antisipatif
Rekomendasi
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved