Bangganya Mendag Lutfi Lihat Transformasi RI dari Negara Penjual Barang Setengah Jadi
Rabu, 23 Februari 2022 - 11:07 WIB
loading...
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengaku bangga, melihat Indonesia telah menunjukkan transformasi yang baik pada periode 2021 lalu dari negara penjual barang setengah jadi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indonesia telah menunjukkan transformasi yang baik pada periode 2021 lalu. Salah satunya menjadi negara penjual barang setengah jadi menjadi barang berteknologi tinggi.
"Hasil perdagangan tahun 2021 cukup membanggakan. Pertama, menunjukkan bahwa Indonesia sedang bertransformasi dari negara penjual barang setengah jadi, menjadi barang industri berteknologi tinggi," ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dalam acara Gambir Talk secara daring, Rabu (23/2/2022).
Baca Juga: Mendag Lutfi Sedang Selidiki Dugaan Kartel Minyak Goreng, Telat?
Mendang mengatakan, hal itu disebabkan oleh komitmen banyak pihak untuk value added dari barang komoditas dasar pertambangan, selain itu juga dikarenakan market yang besar menjadi magnet investasi untuk menjadi sentra produksi.
Adapun transformasi lainnya, disebut Lutfi, saat ini Indonesia sudah resmi menjadi negara berpenghasilan menengah atau middle income trap. Ia pun optimistis pada 2022 ini Indonesia bisa menjadi negara pendapatan menengah atas.
"Ini capaian yang luar biasa setelah tahun 1998. Tapi kita punya tantangan pada tahun ini, bagaimana kita bisa membuat pendapatan per kapita tiga kali lipat agar bisa keluar dari middle income menjadi negara pedapatan menengah atas," ungkap dia.
Lanjutnya, untuk bisa mewujudkan hal itu, perlu beberapa cara. Disebutnya seperti investasi di dalam infrastruktur, dan dengan tranformasi teknologi.
"Hasil perdagangan tahun 2021 cukup membanggakan. Pertama, menunjukkan bahwa Indonesia sedang bertransformasi dari negara penjual barang setengah jadi, menjadi barang industri berteknologi tinggi," ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dalam acara Gambir Talk secara daring, Rabu (23/2/2022).
Baca Juga: Mendag Lutfi Sedang Selidiki Dugaan Kartel Minyak Goreng, Telat?
Mendang mengatakan, hal itu disebabkan oleh komitmen banyak pihak untuk value added dari barang komoditas dasar pertambangan, selain itu juga dikarenakan market yang besar menjadi magnet investasi untuk menjadi sentra produksi.
Adapun transformasi lainnya, disebut Lutfi, saat ini Indonesia sudah resmi menjadi negara berpenghasilan menengah atau middle income trap. Ia pun optimistis pada 2022 ini Indonesia bisa menjadi negara pendapatan menengah atas.
"Ini capaian yang luar biasa setelah tahun 1998. Tapi kita punya tantangan pada tahun ini, bagaimana kita bisa membuat pendapatan per kapita tiga kali lipat agar bisa keluar dari middle income menjadi negara pedapatan menengah atas," ungkap dia.
Lanjutnya, untuk bisa mewujudkan hal itu, perlu beberapa cara. Disebutnya seperti investasi di dalam infrastruktur, dan dengan tranformasi teknologi.
Lihat Juga :