Menteri Perdagangan Internasional Inggris Bahas Pertumbuhan Hijau Bersama Anies Baswedan
Rabu, 23 Februari 2022 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Anne menambahkan, pembicaraan ini adalah kesempatan untuk memajukan tujuan bersama, seperti meningkatkan perdagangan dan investasi dalam teknologi hijau dan bersih di masa depan, yang akan memberikan peluang untuk pertumbuhan dan pekerjaan berkualitas tinggi di kedua negara kita.
"Saya juga berharap lebih banyak komoditas yang diperdagangkan antara kedua negara, sehingga masyarakat Inggris dapat menikmati produk makanan dan minuman Indonesia dengan lebih mudah dan sebaliknya," lanjut Anne.
Menurutnya, kunjungan ke Indonesia, Singapura dan Jepang menandai tonggak sejarah yang menarik dalam fokus strategis Inggris yang mengarah ke Indo-Pasifik. Inggris telah membuat kemajuan signifikan dalam bergabung dengan CPTPP, sebuah blok perdagangan senilai lebih dari £8 triliun.
"Kami juga mengarahkan pandangan untuk memperdalam hubungan perdagangan dengan Indo-Pasifik, seperti menjajaki potensi perjanjian perdagangan bebas di masa depan dengan Indonesia. Saat Indonesia memegang Kepresidenan G20 tahun ini, Menteri Perdagangan Inggris juga akan bertemu dengan para pemimpin bisnis B20 untuk membahas kemitraan dalam transformasi digital, transisi energi, dan perempuan dalam bisnis," tegas Anne.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan perdagangan bilateral antara Inggris dan Indonesia mencapai £2,6 miliar, dan investasi ke Indonesia dari Inggris adalah £7,1 miliar pada tahun 2020, menciptakan 1 juta lapangan kerja di Indonesia.
"Kami memiliki hubungan kuat dengan Indonesia yang semakin berkembang, dan masih ada ruang untuk terus memperluas hubungan ini. Meningkatkan perdagangan adalah hal yang salin menguntungkan kedua negara dan dengan ambisi itu, kami yakin bahwa peluncuran Komite Bersama Ekonomi dan Perdagangan (JETCO) dengan Pemerintah Indonesia akan mempercepat langkah-langkah yang dapat kami ambil untuk meningkatkan perdagangan terutama di sektor-sektor yang menjadi prioritas,” kata Owen.
Menurut Owen, Inggris dan ASEAN ingin meningkatkan hubungan perdagangan, dari dasar yang kuat. Sebagai ekonomi terbesar ke-5 di dunia, dengan kekuatan di industri yang penting untuk masa depan, seperti layanan digital dan keuangan, Inggris merupakan mitra yang menarik bagi ASEAN.
"Saya juga berharap lebih banyak komoditas yang diperdagangkan antara kedua negara, sehingga masyarakat Inggris dapat menikmati produk makanan dan minuman Indonesia dengan lebih mudah dan sebaliknya," lanjut Anne.
Menurutnya, kunjungan ke Indonesia, Singapura dan Jepang menandai tonggak sejarah yang menarik dalam fokus strategis Inggris yang mengarah ke Indo-Pasifik. Inggris telah membuat kemajuan signifikan dalam bergabung dengan CPTPP, sebuah blok perdagangan senilai lebih dari £8 triliun.
"Kami juga mengarahkan pandangan untuk memperdalam hubungan perdagangan dengan Indo-Pasifik, seperti menjajaki potensi perjanjian perdagangan bebas di masa depan dengan Indonesia. Saat Indonesia memegang Kepresidenan G20 tahun ini, Menteri Perdagangan Inggris juga akan bertemu dengan para pemimpin bisnis B20 untuk membahas kemitraan dalam transformasi digital, transisi energi, dan perempuan dalam bisnis," tegas Anne.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan perdagangan bilateral antara Inggris dan Indonesia mencapai £2,6 miliar, dan investasi ke Indonesia dari Inggris adalah £7,1 miliar pada tahun 2020, menciptakan 1 juta lapangan kerja di Indonesia.
"Kami memiliki hubungan kuat dengan Indonesia yang semakin berkembang, dan masih ada ruang untuk terus memperluas hubungan ini. Meningkatkan perdagangan adalah hal yang salin menguntungkan kedua negara dan dengan ambisi itu, kami yakin bahwa peluncuran Komite Bersama Ekonomi dan Perdagangan (JETCO) dengan Pemerintah Indonesia akan mempercepat langkah-langkah yang dapat kami ambil untuk meningkatkan perdagangan terutama di sektor-sektor yang menjadi prioritas,” kata Owen.
Menurut Owen, Inggris dan ASEAN ingin meningkatkan hubungan perdagangan, dari dasar yang kuat. Sebagai ekonomi terbesar ke-5 di dunia, dengan kekuatan di industri yang penting untuk masa depan, seperti layanan digital dan keuangan, Inggris merupakan mitra yang menarik bagi ASEAN.
Lihat Juga :