WHO Beri Sinyal Jadikan RI Pusat Produksi Vaksin Covid, Erick Thohir: Ini Hanya Permulaan
Kamis, 24 Februari 2022 - 14:57 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memberikan sinyal untuk menjadikan Indonesia sebagai hub atau pusat produksi vaksin Covid-19 di kawasan Asia Tenggara.
Hal itu dikemukakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Indonesia dilirik WHO lantaran sebelumnya juga telah ditunjuk sebagai salah satu penerima manfaat dari transfer teknologi vaksin berbasis mRNA.
Erick mengatakan sinergitas antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri menjadi kunci agar bisa mendapat kepercayaan dari WHO.
"Kolaborasi yang baik antara Menkes, Menlu dan kami dari BUMN yang membuat WHO memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk membuat vaksin mRNA," ujar Erick di Jakarta, Kamis (24/2/2022).
Baca juga: WHO Resmi Tunjuk Indonesia Sebagai Penerima Teknologi Vaksin mRNA, Ini Alasannya
Erick mengatakan PT Bio Farma (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang akan memproduksi vaksin mRNA. Dia menyebut induk Holding BUMN Farmasi itu telah lama dikenal sebagai manufaktur vaksin terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas produksi mencapai 3,2 miliar meliputi 14 jenis vaksin yang sudah diekspor ke lebih dari 150 negara.
Hal itu dikemukakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Indonesia dilirik WHO lantaran sebelumnya juga telah ditunjuk sebagai salah satu penerima manfaat dari transfer teknologi vaksin berbasis mRNA.
Erick mengatakan sinergitas antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri menjadi kunci agar bisa mendapat kepercayaan dari WHO.
"Kolaborasi yang baik antara Menkes, Menlu dan kami dari BUMN yang membuat WHO memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk membuat vaksin mRNA," ujar Erick di Jakarta, Kamis (24/2/2022).
Baca juga: WHO Resmi Tunjuk Indonesia Sebagai Penerima Teknologi Vaksin mRNA, Ini Alasannya
Erick mengatakan PT Bio Farma (Persero) menjadi perusahaan Indonesia yang akan memproduksi vaksin mRNA. Dia menyebut induk Holding BUMN Farmasi itu telah lama dikenal sebagai manufaktur vaksin terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas produksi mencapai 3,2 miliar meliputi 14 jenis vaksin yang sudah diekspor ke lebih dari 150 negara.
Lihat Juga :