Mulai Pekan Depan, Vaksin Dosis 2 Jadi Penentu Level Asesmen Tiap Daerah
Minggu, 27 Februari 2022 - 22:17 WIB
loading...
Warga memanfaatkan kawasan jalan Jenderal Sudirman - Thamrin, Jakarta, untuk berolahraga saat akhir pekan. Foto/MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah akan memberlakukan syarat vaksinasi dosis kedua untuk menentukan level asesmen setiap daerah mulai pekan depan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, syarat level vaksinasi dosis kedua untuk menentukan asesemen level mingguan tiap daerah telah berhasil mendorong percepatan vaksinasi dosis kedua umum dan lansia di Jawa dan Bali. Untuk itu, hal yang sama akan dilakukan dalam menentukan level asesmen setiap daerah.
“Mulai minggu depan, pemerintah akan secara efektif memberlakukan syarat vaksinasi dosis kedua untuk menentukan level asesmen tiap daerah,” kata Luhut dalam jumpa pers evaluasi PPKM, Minggu (27/2/2022).
Baca juga: Pengumuman! Karantina PPLN Hanya 3 Hari per 1 Maret, Bali Bebas Karantina per 14 Maret
Menurut Luhut, syarat vaksinasi dalam penentuan level asesmen ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah kabupaten/kota yang masuk level 3 dan 4. Namun, tren peningkatan ini diproyeksikan akan berbalik menurun mulai minggu depan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, syarat level vaksinasi dosis kedua untuk menentukan asesemen level mingguan tiap daerah telah berhasil mendorong percepatan vaksinasi dosis kedua umum dan lansia di Jawa dan Bali. Untuk itu, hal yang sama akan dilakukan dalam menentukan level asesmen setiap daerah.
“Mulai minggu depan, pemerintah akan secara efektif memberlakukan syarat vaksinasi dosis kedua untuk menentukan level asesmen tiap daerah,” kata Luhut dalam jumpa pers evaluasi PPKM, Minggu (27/2/2022).
Baca juga: Pengumuman! Karantina PPLN Hanya 3 Hari per 1 Maret, Bali Bebas Karantina per 14 Maret
Menurut Luhut, syarat vaksinasi dalam penentuan level asesmen ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah kabupaten/kota yang masuk level 3 dan 4. Namun, tren peningkatan ini diproyeksikan akan berbalik menurun mulai minggu depan.
Lihat Juga :