Tenang Bun, Harga LPG Subsidi Tak Naik Meski Ada Perang Ukraina-Rusia
Selasa, 01 Maret 2022 - 09:20 WIB
loading...
Pertamina menyatakan tak ada kenaikan harga gas subsidi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina memastikan tidak menaikkan harga LPG 3 kg meskipun kondisi geopolitik yang memanas di Rusia dan Ukraina memengaruhi harga gas alam.
Baca juga: Eceran Gas 12 Kg Non-Subsidi Rp199 Ribu, Warga Bekasi Menjerit
Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, harga LPG 3 kg juga tetap ditahan walau tren harga Contract Price Aramco (CPA) meningkat. Pada Februari harga CPA mencapai USD775 per metrik ton, melonjak 21% dari rata-rata CPA sepanjang 2021.
“Jadi meski tren CPA terus meningkat, LPG subsidi 3 kg tidak mengalami perubahan harga. Harga LPG subsidi 3 kg tetap mengacu kepada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat," tegas Irto, dikutip Senin (1/3/2022).
LPG subsidi 3 kg memiliki porsi konsumsi sekitar 93% dari total konsumsi LPG nasional dan dikhususkan bagi masyarakat yang kurang mampu. Pemerintah turut andil memberikan subsidi sekitar Rp11.000 per kg, sehingga masyarakat dapat membeli LPG subsidi 3 kg dengan harga yang terjangkau.
Namun, untuk LPG non-subsidi mengalami penyesuaian harga, misalnya untuk Bright Gas yang porsi konsumsinya hanya 7%.
Baca juga: Eceran Gas 12 Kg Non-Subsidi Rp199 Ribu, Warga Bekasi Menjerit
Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, harga LPG 3 kg juga tetap ditahan walau tren harga Contract Price Aramco (CPA) meningkat. Pada Februari harga CPA mencapai USD775 per metrik ton, melonjak 21% dari rata-rata CPA sepanjang 2021.
“Jadi meski tren CPA terus meningkat, LPG subsidi 3 kg tidak mengalami perubahan harga. Harga LPG subsidi 3 kg tetap mengacu kepada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat," tegas Irto, dikutip Senin (1/3/2022).
LPG subsidi 3 kg memiliki porsi konsumsi sekitar 93% dari total konsumsi LPG nasional dan dikhususkan bagi masyarakat yang kurang mampu. Pemerintah turut andil memberikan subsidi sekitar Rp11.000 per kg, sehingga masyarakat dapat membeli LPG subsidi 3 kg dengan harga yang terjangkau.
Namun, untuk LPG non-subsidi mengalami penyesuaian harga, misalnya untuk Bright Gas yang porsi konsumsinya hanya 7%.
Lihat Juga :