Saatnya Bergandengan Tangan untuk Kembangkan Desa Berorientasi Ekspor
Kamis, 03 Maret 2022 - 10:20 WIB
loading...
LPEI berkolaborasi dengan Kemendes, dan Astra untuk kembangkan desa berorientasi ekspor. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI )/Indonesia Eximbank terus membangun kolaborasi dalam pengembangan kapasitas komunitas (cluster), khususnya yang berorientasi ekspor . Hari ini, Kamis (3/3/2022) LPEI menegaskan kerja sama untuk meningkatkan ekonomi melalui program pemberdayaan dan pengembangan desa berorientasi ekspor di seluruh Indonesia, bersama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KemenDesa) dan PT Astra International Tbk.
Baca juga: Harga Batu Bara Tembus Level Tertinggi, Melejit Jadi USD313 per Ton
“LPEI, Kemendes bersama dengan PT Astra akan melakukan kurasi bersama atas potensi desa karena saat ini sudah terdapat 930 desa yang dibina oleh Astra, dan kami akan mengembangkan hingga 3.000 desa,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso pada penandatanganan MoU yang diselenggarakan di Kantor KemenDes, Jakarta Selatan.
Sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI dalam meningkatkan ekspor nasional, LPEI memiliki program jasa konsultasi yang disebut dengan Desa Devisa. Program yang telah berlangsung sejak 2019 ini berfokus pada peningkatan kapasitas para pelaku usaha seperti petani, perajin, maupun koperasi melalui pendampingan, pelatihan dan pembiayaan untuk mendorong potensi unggulan suatu kawasan menjadi penghasil devisa.
Baca juga: Harga Batu Bara Tembus Level Tertinggi, Melejit Jadi USD313 per Ton
“LPEI, Kemendes bersama dengan PT Astra akan melakukan kurasi bersama atas potensi desa karena saat ini sudah terdapat 930 desa yang dibina oleh Astra, dan kami akan mengembangkan hingga 3.000 desa,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso pada penandatanganan MoU yang diselenggarakan di Kantor KemenDes, Jakarta Selatan.
Sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI dalam meningkatkan ekspor nasional, LPEI memiliki program jasa konsultasi yang disebut dengan Desa Devisa. Program yang telah berlangsung sejak 2019 ini berfokus pada peningkatan kapasitas para pelaku usaha seperti petani, perajin, maupun koperasi melalui pendampingan, pelatihan dan pembiayaan untuk mendorong potensi unggulan suatu kawasan menjadi penghasil devisa.
Lihat Juga :