Usut Dalang Harga Minyak Goreng Mahal, Kemendag Soroti Sales Distributor
Jum'at, 04 Maret 2022 - 11:01 WIB
loading...
Mengusut pihak-pihak yang memainkan harga minyak goreng di pasaran, Kemendag menuda sales-sales distributor bermain dan bakal ditindak tegas. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) tengah mengusut pihak-pihak yang memainkan harga minyak goreng di pasaran. Diduga sales-sales distributor bermain sehingga membuat harga masih di atas harga eceran tertinggi.
"Rantai distribusinya itu kan sales-sales distributor, ini yang bermasalah. Itu yang makanya sedang kami tindak lanjuti," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (4/3/2022).
Baca Juga: Pedagang Masih Jual Minyak Goreng di Atas Patokan, Dirjen Kemendag: Sabar! Pelan-pelan Pasti Turun
Dia bilang, saat ini pihak produsen sudah aktif memproduksi minyak goreng untuk bisa dikonsumsi masyarakat. Artinya, menjadi momen baik bagi pihak distributor untuk menjualnya. Sehingga jika ada sales yang bermain di ranah ini, pihak yang rugi adalah distributor.
"Produsen udah lancar produksinya. Kalau sekarang rantai distribusi nggak ngejual itu bakal rugi. Karena Kemendag aja pasok langsung ke pasar," katanya.
"Ternyata ada yang main-main dalam distribusi minyak goreng untuk sampai ke masyarakat. Jadi momentum yang saat ini sedang bagus, harga udah dimurahin tapi masih saja ada oknum-oknum yang nakal," ujar Oke.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Warga Jakarta Berharap Pemerintah Stabilkan Harga Minyak Goreng
"Rantai distribusinya itu kan sales-sales distributor, ini yang bermasalah. Itu yang makanya sedang kami tindak lanjuti," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (4/3/2022).
Baca Juga: Pedagang Masih Jual Minyak Goreng di Atas Patokan, Dirjen Kemendag: Sabar! Pelan-pelan Pasti Turun
Dia bilang, saat ini pihak produsen sudah aktif memproduksi minyak goreng untuk bisa dikonsumsi masyarakat. Artinya, menjadi momen baik bagi pihak distributor untuk menjualnya. Sehingga jika ada sales yang bermain di ranah ini, pihak yang rugi adalah distributor.
"Produsen udah lancar produksinya. Kalau sekarang rantai distribusi nggak ngejual itu bakal rugi. Karena Kemendag aja pasok langsung ke pasar," katanya.
"Ternyata ada yang main-main dalam distribusi minyak goreng untuk sampai ke masyarakat. Jadi momentum yang saat ini sedang bagus, harga udah dimurahin tapi masih saja ada oknum-oknum yang nakal," ujar Oke.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Warga Jakarta Berharap Pemerintah Stabilkan Harga Minyak Goreng
Lihat Juga :