Perang Lawan Rusia, Bank Dunia Guyur Ukraina Rp10,401 Triliun

Selasa, 08 Maret 2022 - 14:00 WIB
loading...
Perang Lawan Rusia,...
Bangunan tempat tinggal rusak akibat invasi Rusia ke Ukraina, di Chernihiv, Ukraina, 3 Maret 2022. FOTO/REUTERS/Roman Zakrevskyi
A A A
JAKARTA - Bank Dunia (World Bank) memberikan bantuan sebesar USD723 juta atau setara Rp10,401 triliun ke Ukraina. Pemberian pinjaman dan hibah tersebut dibutuhkan untuk beperang melawan Rusia.

Rinciannya, USD350 juta berupa tambahan pinjaman dan USD139 juta melalui jaminan dari Belanda dan Swedia. Selain itu, USD134 juta dalam bentuk hibah dari Inggris, Denmark, Latvia, Lituania dan Islandia, serta pendanaan paralel sebesar USD100 juta dari Jepang.

"Bank Dunia mengambil langkah cepat mendukung Ukraina dan rakyatnya dalam menghadapi kekerasan dan gangguan ekstrem yang disebabkan oleh invasi Rusia," kata Presiden Bank Dunia David Malpass dilansir dari Reuters, Selasa (8/3/2022).

Baca Juga: Waspadai Dampak Ekonomi Perang Rusia-Ukraina

Bank Dunia menyatakan tidak membatasi kegunaan uang tersebut. Namun yang jelas, bantuan tersebut penting untuk mendukung Ukraina seperti penyediaan layanan kesehatan hingga program sosial.

"Anggota Bank Dunia berdiri bersama rakyat Ukraina. Ini adalah langkah yang kami ambil untuk membantu mengatasi dampak ekonomi dan kemanusiaan yang luas dari krisis ini," kata dia.

Baca Juga: Jenderal Tertinggi AS: Perang Rusia dengan Ukraina Akan Mengerikan

Berdasarkan laporan, Bank Dunia juga akan memberikan pendanaan USD3 miliar untuk Ukraina dalam beberapa bulan ke depan untuk membantu para pengungsi Ukraina yang sekarang melebihi 1,7 juta yang mayoritas wanita, anak-anak dan lansia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Terancam Bangkrut? 27...
Terancam Bangkrut? 27 Negara Panik Amankan Dana Darurat Bank Dunia
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved