Sandiaga Uno: Ajang Esport Dorong Ekonomi Kreatif

Rabu, 09 Maret 2022 - 17:02 WIB
loading...
Sandiaga Uno: Ajang...
Menparekraf sekaligus Ketua Dewan Pembina Sandiaga Salahudin Uno. FOTO/dok.PBESI
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menyatakan gelaran ajang Esport mendorong ekonomi kreatif. Hal itu disampaikan semangat para atlet Esport , yang sedang mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Auditorium Jeep Station Indonesia (JSI), Megamendung, Bogor, baru-baru ini.

Pelatnas digelar PBESI menggembleng para atlet meraih prestasi gemilang di SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam, Mei mendatang. "Kemenangan Indonesia di ajang multievent terbesar di Asia Tenggara itu dapat memacu kebangkitan ekonomi kreatif," kata dia, melalui pernyataan resmi, Rabu (9/3/2022).

Baca Juga: Sandiaga Uno: Revitalisasi UMKM Adalah Kuncinya

Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) memberikan semangat agar meraih juara di gelaran bergengsi tersebut dalam rangka memajukan ekonomi kreatif di dalam negeri. Sandiaga juga mengapresiasi seluruh jajaran tim Esport, termasuk PBESI atas pengelolaan pelatnas yang dinilai sangat bagus.

"Saya melihat semangat dari atlet dan coach beserta juga official akan memastikan prestasi kita. Kita harus menunjukkan prestasi terbaik," kata dia.

Sandiaga juga mengapresiasi seluruh jajaran tim Esport, termasuk PBESI atas pengelolaan pelatnas yang dinilai sangat bagus.

"Sesuai arahan kita harus menunjukkan prestasi terbaik targetnya tadi sudah disampaikan dan kita harapkan ini bisa tercapai sebagai kebangkitan ekonomi bagi Indonesia pasca pandemi," tandasnya.

Baca Juga: Sandiaga Dorong Pengembangan Ekraf Secara Kekinian

Sebagai informasi, Pelatnas Tim Esport Indonesia diikuti 128 atlet yang telah tersaring melalui sejumlah jalur. Secara total, ada delapan game yang dipertandingkan untuk cabang olahraga esports SEA Games 2021 Vietnam. Delapangame tersebut meliputi PUBG Mobile, Mobile Legends Bang-Bang, FIFA Online 4, Arena of Valor, dan Crossfire. Kemudian Wild Rift, League of Legends serta Free Fire.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Kemenko PM: Kasus Amsal...
Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman bagi Inovasi Ekonomi Kreatif
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Rekomendasi
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved