Pantas Saja AS Berani Embargo Minyak Rusia, Efeknya Tak Separah Krisis Energi 1970-an

Rabu, 09 Maret 2022 - 18:03 WIB
loading...
A A A
Tetapi Hooper mengatakan, ketika biaya energi yang tinggi telah mendorong inflasi ke level tertinggi dalam 40 tahun, ada tanda-tanda potensi pelonggaran tekanan dalam bentuk memoderasi upah dan pengurangan belanja konsumen.

"Stagflasi, saya akan menetapkan probabilitas 25% hingga 30%," kata Hooper.

"Saya tidak ingin meminimalkan risiko yang ditimbulkan oleh harga minyak yang melonjak lebih tinggi. Tapi kami tidak bergantung pada minyak impor sebanyak yang kami lakukan pada 1970-an," paparnya.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, keputusan untuk melarang produk minyak Rusia "bukan tanpa harga yang harus dibayar di sini,". Ia menambahkan, bahwa "perang Putin sudah menyakiti keluarga Amerika di pompa bensin."

Melihat sejarah jauh ke belakang, embargo minyak Organisasi Negara Pengekspor Minyak pada 1973 memberi lebih banyak tekanan pada ekonomi AS yang sudah tertekan. Di sisi lain hal itu menyebabkan langkah-langkah konservasi energi, termasuk batas kecepatan 55 mph di jalan raya Amerika dan pembentukan Cadangan Minyak Strategis.

Baca Juga: Rusia Peringatkan Barat: Sanksi Kami Akan Lebih Menyakitkan

Apalagi perbedaan dengan sekarang?, tanya Hooper, adalah pandemi yang telah mengajarkan perusahaan-perusahaan Amerika manfaat dari sistem bekerja dari rumah selama wabah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Rekomendasi
Benarkah Semua Orang...
Benarkah Semua Orang yang Datang ke Gunung Kawi Mencari Pesugihan?
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Berita Terkini
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved