KSPPS BAM Luncurkan Aplikasi Android dan Program Siber
Kamis, 10 Maret 2022 - 21:28 WIB
loading...
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2021 dan outlook 2022 yang dilaksanakan di Depok, Kamis (10/3/2022). Foto/Ist
A
A
A
DEPOK - Kondisi pandemi yang makin melandai berdampak positif di mana sektor ekonomi kembali menggeliat seiring dengan mulai normalnya aktivitas masyarakat. Momentum itu tak luput dari bidikan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Bina Auladi Mandiri (BAM).
Mengusung tagline "Go Digital", KSPPS BAM optimis 2022 menjadi tahun yang prospektif. Ketua Pengurus KSPPS BAM Muhammad Yusuf mengatakan, tahun ini diluncurkan dua inovasi sebagai komitmennya melayani masyarakat.
Pertama adalah digitalisasi. Dengan anggota aktif koperasi yang mencapai 2.586, KSPPS kini memiliki sistem database yang terintegrasi berbasis android.
Baca Juga: Tantangan Koperasi di Tengah Pandemi
"Ini untuk memudahkan dan mengefisiensikan waktu baik anggota, maupun petugas pada saat kumpul rembug. Dengan demikian, baik petugas maupun anggota bisa memaksimalkan waktunya," ujar Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/3/2022).
Yusuf mengatakan, anggota aktif KSPPS BAM tumbuh signifikan sejak pertama kali didirikan pada 2016. Dari yang awalnya hanya ratusan kini mencapai ribuan anggota. "Tahun ini kami menargetkan bisa menjangkau setidaknya 5.000 anggota, dengan jumlah droping Rp15,1 miliar. Ini amanah yang harus kita jaga," tuturnya.
Dia menambahkan, KSPPS Bina Auladi Mandiri juga sedang merintis 3 kantor cabang baru. "Sehingga, jika sudah beroperasi total kita memiliki enam kantor," ujarnya.
Mengusung tagline "Go Digital", KSPPS BAM optimis 2022 menjadi tahun yang prospektif. Ketua Pengurus KSPPS BAM Muhammad Yusuf mengatakan, tahun ini diluncurkan dua inovasi sebagai komitmennya melayani masyarakat.
Pertama adalah digitalisasi. Dengan anggota aktif koperasi yang mencapai 2.586, KSPPS kini memiliki sistem database yang terintegrasi berbasis android.
Baca Juga: Tantangan Koperasi di Tengah Pandemi
"Ini untuk memudahkan dan mengefisiensikan waktu baik anggota, maupun petugas pada saat kumpul rembug. Dengan demikian, baik petugas maupun anggota bisa memaksimalkan waktunya," ujar Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/3/2022).
Yusuf mengatakan, anggota aktif KSPPS BAM tumbuh signifikan sejak pertama kali didirikan pada 2016. Dari yang awalnya hanya ratusan kini mencapai ribuan anggota. "Tahun ini kami menargetkan bisa menjangkau setidaknya 5.000 anggota, dengan jumlah droping Rp15,1 miliar. Ini amanah yang harus kita jaga," tuturnya.
Dia menambahkan, KSPPS Bina Auladi Mandiri juga sedang merintis 3 kantor cabang baru. "Sehingga, jika sudah beroperasi total kita memiliki enam kantor," ujarnya.
Lihat Juga :