Pengajuan KPR Tembus Rp625 M, MFPI 2021 Jadi Sinyal Positif Pemulihan Pasar Properti

Kamis, 10 Maret 2022 - 22:36 WIB
loading...
Pengajuan KPR Tembus...
Mencatatkan nilai transaksi pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) dengan jumlah mencapai ratusan miliar rupiah, Mandiri Festival Properti Indonesia (MFPI) 2021 menjadi sinyal positif pemulihan pasar properti di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mandiri Festival Properti Indonesia (MFPI) 2021 mencatatkan nilai transaksi pengajuan kredit pemilikan rumah ( KPR ) dengan jumlah mencapai ratusan miliar rupiah. Capain ini yang merupakan yang tertinggi dalam penyelenggaraan MFPI selama lima tahun.

Baca Juga: Ada 15,5 Juta Orang Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Menko Airlangga: Sektor Properti Terus Didorong

Berbeda dengan edisi sebelumnya, MFPI 2021 yang berkolaborasi dengan Rumah123.com berlangsung selama tiga bulan secara virtual, dimulai dari 1 Oktober hingga 31 Desember. Waktu penyelenggaraan yang lebih lama memberikan kesempatan lebih bagi para pencari properti untuk memilih hunian idamannya dengan nyaman.

“Dengan durasi MFPI selama tiga bulan, kami berharap bisa membantu masyarakat yang ingin mencari properti. Jadi mereka punya waktu yang cukup untuk memilih dan menentukan properti impian, tanpa harus tergesa-gesa karena durasi pameran lebih lama," ujar Vice President Consumer Loans Bank Mandiri, Ayu Pertiwi di Jakarta.

Pengajuan KPR Tembus Rp625 M, MFPI 2021 Jadi Sinyal Positif Pemulihan Pasar Properti


Selain dari sisi waktu penyelenggaraan yang lebih lama, MFPI 2021 juga menawarkan, lebih banyak pilihan properti dengan total 303 project developers yang bergabung dari berbagai daerah di Indonesia. Inovasi gamification di laman MFPI juga menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman pencarian properti konsumen lebih baik.

Sinyal Positif Pemulihan Pasar Properti Tanah Air

Dalam kurun waktu tiga bulan MFPI 2021 berlangsung, sukses besar berhasil diraih dengan total nilai pengajuan KPR yang menembus angka Rp625 miliar. Jumlah ini berasal dari berbagai transaksi yang dilakukan pencari properti di 303 project developers yang resmi memasarkan produk huniannya di MFPI 2021.

"Prestasi luar biasa ini jadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami dan Bank Mandiri. Dengan lebih dari Rp625 miliar pengajuan KPR selama MFPI 2021, hal ini menjadi sinyal positif pemulihan pasar properti di Indonesia, terbukti dengan menguatnya daya beli masyarakat dan meningkatnya permintaan rumah maupun tipe hunian lainnya," ujar Country Manager Rumah123.com, Maria Herawati Manik.

Lebih lanjut Maria menambahkan, MFPI 2021 tidak hanya menjadi momentum tepat bagi para konsumen yang hendak mencari hunian, namun juga para pebisnis properti yang kembali bergairah dengan peningkatan penjualan project.

Kota Tangerang dan Bekasi Jadi Lokasi Pencarian Properti Terfavorit

Untuk memfasilitasi minat pencarian properti masyarakat dari seluruh Indonesia, project developers yang ditawarkan di MFPI 2021 berada di berbagai daerah. Dari total 303 proyek hunian yang ada, tercatat lokasinya yang tersebar di 22 provinsi dan 58 kota.

Dari berbagai daerah asal project developers yang ada, Kota Tangerang, Bekasi, dan Tangerang Selatan merupakan lokasi yang paling diminati oleh pencari properti.

Rumah tapak masih menjadi tipe properti paling dicari dengan kisaran harga project mulai dari Rp400 juta hingga Rp850 juta. Maria turut menambahkan jika para pencari properti di MFPI 2021 memiliki profil yang sangat beragam, dengan kebutuhan hunian yang pastinya berbeda-beda.

“Terlihat dari kunjungan ke situs MFPI yang mayoritas terjadi pada jam 10.00 pagi dan 18.00 sore, dengan Jumat sebagai hari yang memiliki kunjungan terbanyak. Consumer behavior yang berubah akibat pandemi turut kami perhatikan dan sesuaikan, sehingga pelayanan terbaik dapat diberikan oleh tim Rumah123.com untuk menjawab berbagai inquiry konsumen,” lanjut Maria.

Profil Konsumen Bergeser, Generasi Z dan Milenial Dominasi Pencarian Properti

Data internal Rumah123.com merekam kunjungan ke laman mandirifestivalproperti.com sebanyak 1500 orang setiap harinya. Dari jumlah pengunjung total MFPI 2021, sebanyak 54.3 persen adalah laki-laki, dengan rata-rata kelompok usia merupakan generasi Z (18-24 tahun) dan milenial (25-34 tahun).

“Pencarian properti selama MFPI 2021 membuktikan adanya kenaikan minat yang cukup besar tidak hanya di Jabodetabek dan Pulau Jawa saja, namun juga Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Fenomena ini yang kemudian dijawab oleh ratusan proyek pilihan terbaik di MFPI yang memang berasal dari berbagai kota di Tanah Air,” terang Ayu.

Baca Juga: Tahun Ini Orang-orang Kaya Mulai Memburu Properti

Sementara dari demografi pengunjung, pencari properti masih didominasi oleh warga Jakarta, yakni sebesar 30%. Lokasi asal pengunjung terbesar MFPI 2021 lainnya adalah Surabaya 11.9%, Depok 6.8%, Bandung 6.7%, Makassar 4.4%, Medan 3.9%, Palembang 3.5%, Pekanbaru 2.8%, Semarang 2.2%, dan Manado 1.3%.

Melihat data profil pengunjung di Mandiri Festival Properti Indonesia 2021, distribusi pendapatan pengunjung lebih dari Rp15 juta per bulan mencakup setengah dari keseluruhan porsi konsumen, yakni sebesar 49.2 persen. Disusul dengan kelompok pendapatan terbesar kedua >Rp4.5 juta - Rp10 juta (21.3%), >Rp10 juta - Rp15 juta (16.4%), dan <=Rp4.5 juta (13.1%).

Atas keberhasilan yang dicapai ini dan animo masyarakat yang tinggi, Rumah123.com bersama Bank Mandiri akan kembali mengadakan Mandiri Festival Properti Indonesia 2022 pada April mendatang.

“Untuk para pencari properti yang belum sempat menemukan hunian impian di pameran sebelumnya, jangan khawatir. MFPI 2022 akan segera menyapa masyarakat Indonesia lagi, tentunya dengan beragam penawaran dan promo yang tidak kalah menarik," tutup Maria.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Respons Pasar Tinggi,...
Respons Pasar Tinggi, Ciputra Group Akselerasi Klaster Baru Citra Homes Halim
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Usai Pesta Pelantikan,...
Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Mulai Kebijakan Perumahan: Kita Tak Akan Menunggu
Rekomendasi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Berita Terkini
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Infografis
Ekspor Kopi ke Mesir...
Ekspor Kopi ke Mesir Tembus Rp1,57 Triliun di 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved